Banyak Manfaat, Begini Dosis yang Tepat Mengonsumsi Minyak Ikan

"minyak ikan omega 3 mengandung asam docosahexaenoic (DHA) dan asam eicosapentaenoic (EPA). Asam lemak omega 3 adalah nutrisi penting dalam mencegah dan mengelola penyakit jantung."
Ilustrasi (Shutterstock)

KLIKPOSITIF -- Dalam 10 tahun terakhir, banyak orang Amerika telah beralih ke suplemen minyak ikan omega 3. Suplemen tersebut diklaim memiliki manfaat bagi orang sehat dan juga mereka yang menderita penyakit jantung.

Seperti dilansir dari WebMD, minyak ikan omega 3 mengandung asam docosahexaenoic (DHA) dan asam eicosapentaenoic (EPA). Asam lemak omega 3 adalah nutrisi penting dalam mencegah dan mengelola penyakit jantung.

Temuan menunjukkan asam lemak omega 3 dapat membantu:

Menurunkan tekanan darah
Mengurangi trigliserida
Memperlambat perkembangan plak di arteri
Mengurangi kemungkinan irama jantung abnormal
Mengurangi kemungkinan serangan jantung dan stroke
Mengurangi kemungkinan kematian jantung mendadak pada orang dengan penyakit jantung
American Heart Association (AHA) merekomendasikan agar setiap orang makan ikan tinggi omega 3 setidaknya dua kali seminggu seperti salmon, mackerel, dan tuna.

Bagi yang tidak suka mengonsumsinya dalam bentuk makanan, tersedia suplemen minyak ikan yang bisa menjadi pilihan alternatif.

Meski mengandung banyak kebaikan, manfaat memiliki jantung sehat dari suplemen minyak ikan dosis reguler tidak jelas, jadi bicarakan dengan dokter Anda untuk mengetahui apakah itu tepat untuk Anda.

Jika Anda memiliki penyakit jantung atau kadar trigliserida tinggi, Anda mungkin membutuhkan lebih banyak asam lemak omega 3. Tanyakan kepada dokter Anda apakah Anda harus mengambil suplemen minyak ikan dosis tinggi untuk mendapatkan omega-3 yang Anda butuhkan.

AHA mengatakan mengonsumsi hingga 3 gram minyak ikan setiap hari dalam bentuk suplemen dianggap aman. Jangan minum lebih dari itu kecuali Anda membicarakannya dengan dokter terlebih dahulu.

Sebab mengambil lebih dari 3 gram minyak ikan setiap hari dapat meningkatkan risiko pendarahan. (*)