Samakan Persepsi, BPJS Kesehatan Bukittinggi Gelar Pertemuan Badan Usaha

(ist)

KLIKPOSITIF - Dalam upaya menigkatkan kepatuhan badan usaha dalam kepesertaan program JKN – KIS, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Bukittinggi menyelenggarakan pertemuan badan usaha se wilayah kerja Kantor Cabang Bukittinggi,(15/11).

Kegiatan yang dihadiri oleh Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatra Barat Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) wilayah Kabupaten Pasaman Barat, Handra Pramana, Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Bukittinggi serta perwakilan badan usaha se wilayah Kantor Cabang Bukittinggi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman hak dan kewajiban pemberi kerja dalam memberikan jaminan kesehatan kepada pekerjanya sekaligus sosialisasi kepada badan usaha sehubungan dengan terbitnya peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2019, terkait Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang jaminan kesehatan.

“Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong penyamaan persepsi dengan pemberi kerja dalam hal ini badan usaha yang dapat mendorong kepatuhan dalam pendaftaran dan penyampaian data pekerja kepada kita. Jika ada kendala di lapangan dapat kita carikan solusi bersama sekaligus evaluasi untuk kita bersama dalam pelaksanaan program JKN – KIS,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi Yessy Rahimi.

Baca Juga

Sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang jaminan kesehatan, penyesuaian iuran untuk kepesertaan Pekerja Penerima Upah (PPU) terdapat perubahan batas atas pemotongan upah sebesar lima persen untuk iuran JKN - KIS.

“Penyesuaian iuran bagi buruh atau pekerja hanya berdampak untuk pekerja dengan upah di atas delapan juta sampai dengan dua belas juta sebagai dasar perhitungan iuran. Bisa dikatakan bahwa pekerja dengan upah di bawah nominal tersebut tidak terkena dampak,” ujar Yessy.

Sementara itu, perwakilan badan usaha Mifan Water Park Kota Panjang, Shinta menyampaikan adanya kegiatan pertemuan yang dilakukan BPJS Kesehatan sangat bermanfaat bagi seluruh badan usaha yang hadir. Dirinya mengaku pengetahuannya tentang Program JKN – KIS semakin bertambah sehingga ia bisa menjelaskan kembali kepada rekan kerjanya dan keluarga ataupun teman terdekat.

“Setiap badan usaha berharap dapat meningkatkan produktifitas kinerja pekerjanya. Salah satunya dengan upaya jaminan kesehatan ini. Jika karyawan sehat jasmani dan rohani tentu akan berdampak baik terhadap kinerja pekerja. Dengan mengikuti Program JKN – KIS akan memberikan rasa aman bagi pekerja sehingga harapannya produktifitas kinerja dapat berjalan dengan optimal,” ujar Shinta.

[Rilis]

Penulis: Khadijah