Merasa Lelah Usai Minum Kopi, Ini Penjelasannya

"Faktanya kopi tidak membuat seseorang lelah"
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF-Kopi mengandung  kafein merupakan stimulan yang paling sering dikonsumsi di dunia. Menurut Food and Drug Administration (FDA), seperti dilansir dari Medical News Today, rata – rata 8 ons dari segelas kopi mengandung sekitar 80 – 00 miligram kafein.

Kopi dipercaya dapat meningkatkan stamina dan membuat lebihi fokus. Namun ternyata efek kafein pada kopi berbeda – beda pada setiap orang. Bahkan ada yang mengaku lelah setelah minum kopi.

Faktanya kopi tidak membuat seseorang lelah namun kandungan kafein dalam kopi dan efeknya pada tubuh yang kadang kala menyebabkan kelelahan. Berikut ini beberapa alasan itu bisa terjadi dilansir dari halosehat:

Kafein Meningkatkan Kadar Gula Darah

Efek kopi pada kadar gula darah masih menjadi kontroversi para peneliti. Banyak penelitian pada manusia dan hewan menunjukkan bahwa bahan penyuun kopi mungkin meningkatkan metabolisme glukosa dan mengurangi risiko diabetes tipe 2. Namun efek buruk dari kafein dapat menghilangkan efek positif dari mengonsumsinya.

Penelitian lainnya menemukan bahwa kafein, bukannya kopi, dapat mempengaruhi metabolisme glukosa yang mana meningkatkan kadar gula darah.

Efek lainnya dari meminum kopi diantaranya adalah insomnia, rasa cemas, efek pada kardiovaskular, mencegah kanker, pusing, sakit kepala, dehidrasi, sakit perut dan buang air kecil terus – menerus.

Dietary Guideline for American 2015 – 2020 merekomendasikan orang dewasa mengonsumsi kafein hingga 400 mg per hari. Untuk anak – anak dan remaja belum ada panduan rekomendasi tersendiri.

Kafein Memblokir Reseptor Adenosine Di Otak

Adenosine merupakan zat kimia di otak yang mempengaruhi siklus bangun tidur seseorang. Kadar adenosine meningkat selama jam aktif seseorang dan menurun saat seseorang tidur.

Normalnya molekul adenosine berikatan dengan reseptor khusus di otak dimana akan mengurangi kegiatan otak untuk ... Baca halaman selanjutnya