Seandainya JKN – KIS Ada dari Dulu, Mungkin Waktu Itu Saya Tidak Khawatir Soal Biaya Berobat

"Raja saat ditemui oleh tim Jamkesnews dirumahnya yang beralamat di Mandiangin Kota Bukittinggi bersedia menceritakan pengalamannya menggunakan Kartu JKN – KIS."

KLIKPOSITIF – Semakin hari semakin banyak masyarakat yang menyadari manfaat dan pentingnya terdaftar dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan sejak Tahun 2014.

Seorang Peserta JKN – KIS, M. Raja (59) segmen peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) adalah salah satu dari jutaan masyarakat Indonesia yang mengaku merasakan manfaat menjadi peserta JKN – KIS untuk mengobati penyakit jantung.  

Raja saat ditemui oleh tim Jamkesnews dirumahnya yang beralamat di Mandiangin Kota Bukittinggi bersedia menceritakan pengalamannya menggunakan Kartu JKN – KIS.

Raja menceritakan, pada Tahun 2013 ia telah divonis oleh dokter terkena penyakit jantung serta harus ditanam alat pacu jantung permanen untuk memperlancar kinerja jantungnya di Rumah Sakit Harapan Kita.

“Saat tahu saya menderita penyakit jantung, rasanya campur aduk, selain memikirkan penyakit yang saya alami, di sisi lain juga terbayang biaya pengobatan yang mahal. Dari mana saya mendapatkan biaya perobatan, jika tidak melalui dana terkumpul dari sumbangan keluarga dan jual harta benda, mungkin saja saya tidak bisa operasi alat pacu jantung. Sangat berat waktu itu sebelum adanya Program JKN – KIS ini,” ujar Raja.

Lebih lanjut Raja menyampaikan, ia merasakan kehadiran negara dalam memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat melalui sumber dana dari APBN, dimana pemerintah telah membebaskan kekhawatiran masyarakat kurang mampu akan biaya berobat di fasilitas kesehatan.

“Awal Tahun 2014, saya diberikan oleh Pak Lurah Kartu JKN – KIS segmen peserta PBI, setelah dijelaskan manfaat dari JKN –KIS ini, saya sangat beryukur telah menerima kartu ini, yang saya pikirkan, adanya JKN – KIS ini negara telah hadir disaat rakyatnya membutuhkan bantuan.  Bagaimana tidak, ... Baca halaman selanjutnya