Waspada Udara Panas, Ini yang Dialami oleh Tubuh

"jika tubuh tidak bisa menyesuaikan diri dengan suhu yang meningkat tajam maka bisa membuat sebagian dari kita merasa sakit"
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF - Beberapa hari belakangan udara diselimuti kabut asap. Kondisi ini juga membuat cuaca terasa begitu panas dan membuat gerah. 

Dilansir dari Huffington Post, jika tubuh tidak bisa menyesuaikan diri dengan suhu yang meningkat tajam maka bisa membuat sebagian dari kita merasa sakit. Suhu udara yang meningkat ini memang kadang tidak menyebabkan infeksi bakteri atau virus, tapi kondisi ini tetap bisa mempengaruhi bagaimana tubuh bekerja.

Penyakit yang terkait dengan udara panas seperti kram yang biasanya mungkin terjadi ketika seseorang berolahraga di udara panas, edema panas yaitu pembengkakan karena suhu tinggi serta serangan panas yang berakibat fatal atau fatal heat stroke.

Secara umum tubuh manusia mampu melakukan pekerjaan yang cukup baik dalam menyesuaikan diri terhadap iklim panas, tapi tentunya harus diberi kesempatan terlebih dahulu untuk beradaptasi. Sementara itu keringat merupakan salah satu cara tubuh melakukan pendinginan.

Orang yang sangat muda dan sangat tua lebih rentan terhadap fluktuasi temperatur yang ekstrem sehingga lebih mungkin memiliki risiko tinggi terkena penyakit yang berhubungan dengan udara panas.

Jika memang harus menghabiskan waktu di luar dengan suhu yang lebih tinggi dari normal, pastikan mendapat banyak asupan cairan dan mengganti mineral dan garam yang keluar melalui keringat. Serta gunakan pakaian yang bisa melindungi kulit dari sinar ultraviolet matahari yang bisa membakar kulit.

Sebaiknya keluar ruangan atau rumah jika memang benar-benar diperlukan, dan pastikan berhenti sejenak di tempat teduh untuk beristirahat. Jika memang sedang tidak sehat sebaiknya hindari ke luar ruangan.