Ditakuti Pelaut, Apakah Kapal The Flying Dutchman Benar Ada?

"Mitos ini benar-benar melegenda khususnya untuk para pelaut yang percaya akan hal ini"
The Flying Dutchman (Youtube)

KLIKPOSITIF -- Apa kamu ingat dengan salah satu tokoh di serial kartun SpongeBob SquarePants seorang bajak laut berwarna hijau? Yap Flying Dutchman!

Tokoh yang kerap kali muncul di serial kartun digambarkan seperti sebuah roh berwarna hijau yang gentayangan bersama dengan kapal bajak lautnya.

Menurut legenda, Flying Dutchman ini benar-benar ada lho, tak sedikit orang yang percaya mitos kapal hantu ini.

Mitos ini benar-benar melegenda khususnya untuk para pelaut yang percaya akan hal ini. Daripada penasaran, yuk simak penjelasannya berikut ini.

Kapten kapal tersebut dikenal dengan nama Van der Decken atau versi lain menyebutkan nama lainnya adalah Bernard Fokke.

Dilansir dari laman U Express, dia adalah pelaut yang setia, menurut cerita rakyat.

Pasalnya ssat itu ia bersama awak kapalnya pergi menuju Batavia hingga mencapai Tanjung Harapan di sebelah selatan Afrika, badai dahsyat menghadang mereka.

Awak kapal berteriak ketakutan meminta untuk menghentikan perjalanan, namun sang kapten tetap melanjutkan perjalanan.

Ia berpikir bahwa ia tahu cara bekerja di lautan melebihi siapa pun, hingga ia bersumpah akan berlayar selamanya.

Setelah mengucapkan janji tersebut, badai menghantam kapal mereka. Begitulah ia dikutuk untuk menjadi jasad hidup mengarungi lautan.

The Flying Dutchman merupakan kapal Belanda yang terkutuk, mitos ini juga diduga berasal dari abad ke 17 pada zaman VOC.

Penampakan kapal The Flying Dutchman ini juga banyak dilaporkan pada abad ke-19 dan ke-20.

Dilansir dari The Vintage News, Pangeran George yang berlayar selama tiga tahun menunjukkan bahwa mereka melihat kapal hantu dalam cahay merah yang tidak biasa.

Laporan itu terjadi di lepas pantai Australia, di tengah Selat Bass, di antara Melbourne dan Sydney.

Mitos yang beredar di kalangan pelaut, jika mereka tidak sengaja melihat kapal hantu ini, maka sesuatu yang buruk akan ... Baca halaman selanjutnya