Ciri-ciri Mau Melahirkan, Ibu Hamil Tua Wajib Tahu

"pada dasarnya beberapa wanita mengalami tanda akan melahirkan berbeda-beda. Tidak ada yang tahu apa yang menyebabkan persalinan atau kapan persalinan dimulai dengan pasti, tetapi beberapa perubahan hormon dan fisik dapat mengindikasikan ciri ciri akan melahirkan."
Ilustrasi (Net)
dekat leher rahim melindungi bayi dari bakteri. Saat serviks mulai melunak dan melebar, Anda bisa mendapatkan banyak lendir (bisa bercampur darah) dan mungkin akan keluar tepat sebelum persalinan aktif dimulai, atau beberapa hari sebelumnya.

5. Pelebaran Serviks
Pelebaran serviks diukur dalam sentimeter. Jika pelebaran terjadi sekitar 10 sentimeter, hal itu menandakan bahwa Anda siap melahirkan. Dokter dapat memberi tahu Anda berapa sentimeter serviks telah membesar dan ini sesuatu yang tidak dapat Anda tentukan sendiri.

6. Air Ketuban Pecah
Pecahnya air ketuban adalah ciri ciri mau melahirkan yang paling umum. Sebelum air ketuban pecah, banyak wanita merasakan kontraksi sebelumnya, tapi ada juga yang diawali dengan ketuban pecah. Jika hal ini terjadi, persalinan harus segera dilakukan.

Namun, apabila air ketuban sudah pecah dan Anda tidak mengalami kontraksi, maka janin akan lebih mudah terserang infeksi. Proses induksi (membuat kontraksi) harus segera dilakukan untuk menyelamatkan bayi.

Karena rahim berada langsung di atas kandung kemih, hal itu dapat menyebabkan Anda mengalami kebocoran urine. Sering kali sulit membedakan urine dan cairan ketuban. Hal penting yang harus dipahami, apabila ketuban pecah maka tidak menimbulkan bau. Jika bukan urine, Anda harus segera mendapatkan penanganan di rumah sakit.

7. Penipisan Serviks
Pada bulan terakhir kehamilan, serviks akan mulai meregang dan menipis. Ini merupakan indikasi bahwa bagian bawah rahim sedang dipersiapkan untuk melahirkan, karena serviks yang lebih tipis membesar lebih mudah.

8. Energi Tambahan
Pada sebagian besar kasus, ibu hamil akan berjuang melawan keinginan untuk tidur siang. Namun, ciri ciri mau melahirkan justru membuat ibu hamil mengalami peningkatan energi. Meningkatnya energi membuat Anda termotivasi untuk melakukan banyak hal. Terlepas dari meningkatnya energi, ingatlah bahwa waktu persalinan sudah semakin dekat, jadi akan lebih ... Baca halaman selanjutnya