Meski Enak, Lima Makanan Ini Bisa Picu Mimpi Buruk dalam Tidur

"efeknya mungkin lebih buruk jika dibandingkan kita menonton film horor atau acara berita kriminal yang kejam"
ilustrasi biskuit (net)

KLIKPOSITIF -- Sebagian dari kita mempunyai hobi memakan camilan sebelum tidur agar kenyang dan nyaman setelahnya. Namun siapa sangka, berdasarkan penelitian ilmiah, terdapat beberapa makanan yang justru dapat menimbulkan mimpi buruk.

Zat kimia atau kandungan kalori yang berlebihan ternyata dapat menimbulkan efek mimpi buruk kepada orang yang mengonsumsinya. Bahkan, efeknya mungkin lebih buruk jika dibandingkan kita menonton film horor atau acara berita kriminal yang kejam.

Jika sudah membaca deretan makanan dan bukti penelitiannya, mungkin kamu akan berpikir dua kali untuk mengemil sembarangan sebelum tidur. Berikut lima makanan yang bisa memicu mimpi buruk di dalam tidur:

1. Makanan pedas atau saus pedas
Menurut penelitian yang dipublikasikan di jurnal Frontiers in Psychology, orang yang makan sambal pedas sebelum tidur cenderung mengalami kesulitan tidur dan mengalami mimpi menegangkan. Ketika objek penelitian diberi saus pedas dan mustard untuk makan malam, ilmuwan menemukan perubahan pada kebiasaan tidur mereka.

Saus dapat meningkatkan waktu terjaga seseorang. Ketika seseorang memakan menu pedas atau saus pedas, suhu tubuh mereka akan meningkat dan aktivitas otak juga terganggu. Dua hal itu dapat memicu seseorang mengalami mimpi buruk dalam tidurnya.

2. Kue dan biskuit
Gula dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan, penyakit jantung, diabetes, dan kanker. Masih dalam penelitian yang dipublikasikan di jurnal Frontiers in Psychology, 31 persen objek penelitian melaporkan bahwa mereka mengalami "mimpi aneh" setelah memakan biskuit dan kue. Makanan manis seperti kue dan biskuit dapat mengubah formasi mimpi selama tahap tidur REM (Rapid Eye Movement).

3. Keju
Dikutip dari List Verse, pada tahun 2005, British Cheese Board merilis sebuah penelitian yang menghubungkan keju dengan mimpi buruk. Keju Stilton menyebabkan 85 persen ... Baca halaman selanjutnya