Ingin Jantung Sehat, Perhatikan Kualitas Tidur

"durasi tidur yang lebih pendek dan efisiensi tidur yang lebih rendah dikaitkan dengan peningkatan tingkat penumpukan lemak secara keseluruhan dan perut"
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF - Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam edisi terbaru Pediatrics diketahui jika kuantitas dan kualitas tidur pada remaja memiliki efek yang signifikan pada aspek kesehatan jantung. Peneliti fokus pada jumlah waktu tidur dan persentase tidur yang tidak terganggu dengan 829 peserta.

Hasil temuanya kualitas dan kuantitas tidur berpengaruh pada kesehatan yang berhubungan dengan jantung, seperti tekanan darah, kadar kolesterol dan deposisi lemak perut. Dilansir dari laman xinhua, mereka memiliki tidur malam dan aktivitas fisik harian yang diukur selama 7 hingga 10 hari dengan aktigrafi, yang mencatat gerakan fisik oleh perangkat yang dikenakan di pergelangan tangan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi tidur rata-rata untuk semua peserta adalah 441 menit atau 7,35 jam per hari; dan hanya 2,2 persen yang memenuhi atau melampaui durasi tidur rata-rata yang disarankan untuk kelompok usia mereka: 9 jam per hari untuk usia 11 hingga 13 dan 8 jam per hari untuk mereka yang berusia 14 hingga 17 tahun.

Durasi tidur kurang dari 7 jam ditemukan pada 31 persen peserta, dan lebih dari 58 persen memiliki efisiensi tidur kurang dari 85 persen yang dianggap cukup untuk orang dewasa. Menurut penelitian, baik durasi tidur yang lebih pendek dan efisiensi tidur yang lebih rendah dikaitkan dengan peningkatan tingkat penumpukan lemak secara keseluruhan dan perut.

Durasi tidur yang lebih lama dan efisiensi yang lebih tinggi dikaitkan dengan pengurangan risiko kardiometabolik yang didasarkan pada faktor-faktor seperti lingkar pinggang yang lebih kecil, tekanan darah sistolik yang lebih rendah dan tingkat kolesterol lipoprotein densitas tinggi yang lebih tinggi. Sebagian besar asosiasi tersebut juga bertahan setelah disesuaikan dengan faktor-faktor yang disebutkan di atas.