Cara Menjaga Kehamilan agar Ibu dan Janin Tetap Sehat

"Masa kehamilan muda adalah fase yang cenderung membingungkan karena banyak sekali gejala alami yang bisa membuat pasangan merasa khawatir."
Ilustrasi (Net)
berat badan sebelum hamil, wanita yang mengalami obesitas, atau wanita yang memiliki kehamilan kembar.

3. Menghindari beberapa makanan dan minuman
Guna melindungi ibu dan janin dari infeksi bakteri atau parasit seperti listeriosis, pastikan bahwa semua susu atau keju sudah dipasteurisasi. Hindari juga konsumsi makanan yang belum matang. Jika Anda atau seseorang dalam keluarga memiliki riwayat alergi, bicarakan dengan dokter tentang makanan apa saja yang harus dihindari.

4. Konsumsi vitamin prenatal
Sebagian besar nutrisi yang dibutuhkan selama kehamilan berasal dari makanan, namun perlu diketahui juga bahwa suplemen vitamin prenatal memainkan peran penting. Pada beberapa kasus, wanita hamil sering kali sulit untuk merencanakan tiga kali makan sehari yang penuh dengan nutrisi, sehingga membutuhkan suplemen vitamin, salah satunya adalah asam folat.

Asam folat (folat) adalah vitamin B yang sangat penting bagi wanita hamil. Suplemen asam folat yang diminum beberapa minggu sebelum kehamilan dan selama 12 minggu pertama kehamilan terbukti menurunkan risiko memiliki anak dengan spina bifida, cacat lahir yang ditandai dengan terbentuknya celah atau defek pada tulang belakang dan saraf tulang belakang bayi.

Sebagian besar vitamin prenatal mengandung 1 miligram asam folat. Bicarakan dengan dokter kandungan sebelum Anda mulai mengonsumsi vitamin prenatal. Dokter dapat membantu untuk memutuskan jenis vitamin apa yang terbaik untuk dikonsumsi.

5. Olahraga
Melakukan olahraga ringan adalah sesuatu yang sangat baik untuk ibu hamil. Olahraga ringan terbukti bermanfaat bagi ibu dan bayi. Berolahraga 30 menit sehari terbukti membantu sirkulasi darah, memperkuat otot, mengurangi sakit punggung, mengatasi sembelit, meningkatkan energi dan mengurangi stres.

Namun, penting untuk konsultasi dengan dokter sebelum memulai program olahraga apa pun, terutama jika Anda berada dalam kategori berisiko tinggi. Jika Anda tidak aktif ... Baca halaman selanjutnya