Bahaya yang Mengancam Jika Ibu Hamil Malas Bergerak

" sebagian besar orang berpandangan bahwa ibu hamil tidak boleh banyak bergerak karena khawatir akan memberikan pengaruh buruk pada janin"
Ilustrasi (Net)
tetapi juga mengganggu perkembangan bayi.

9. Diabetes gestasional
Beberapa wanita memiliki diabetes selama masa kehamilan, meski sebelumnya belum pernah memiliki diabetes. Oleh karena itu, setiap ibu hamil harus mengontrol kadar gula darah untuk tetap normal.

Saat Anda makan, tubuh akan memecah karbohidrat dari makanan menjadi gula. Glukosa ini terbawa oleh aliran darah dan masuk ke dalam seluruh sel sebagai bahan energi. Perpindahan glukosa ke sel membutuhkan insulin agar kadar gula tetap normal.

Namun, selama kehamilan plasenta melepaskan hormon pertumbuhan yang beberapa di antaranya bisa mengganggu fungsi insulin dalam mengatur gula darah. Pada akhirnya, kadar gula darah akan meningkat dan diabetes gestasional bisa terjadi.

Selain hormon pertumbuhan, faktor lain yang bisa meningkatkan diabetes saat hamil adalah berat badan berlebih. Apabila ibu hamil malas bergerak, otomatis berat akan bertambah dan fungsi insulin menjadi terganggu.

Pada akhirnya, meski tubuh yang aktif bergerak memberi dampak positif bagi ibu hamil, terdapat beberapa aktivitas yang harus dihindari seperti melompat atau melakukan gerakan cepat. Hindari juga olahraga yang mengharuskan Anda berbaring telentang dalam jangka waktu yang lama, terutama setelah trimester pertama.

Jika Anda ragu untuk memulai olahraga, konsultasikan dengan dokter atau bidan sebelum memulai program olahraga. Perlu diketahui bahwa beberapa kondisi medis justru dapat menjadikan olahraga berbahaya. (*)

Sumber: Doktersehat