Wali Kota Padang Minta Semua Pihak Serius Tangani Kasus Tuberkulosis

"Pada tahun 2018, kasus TB di Kota Padang berjumlah 2.358 kasus"
Sambutan Mahyeldi dalam acara Penguatan Tim District Based Public Private Mix (DPPM) Penanggulangan TB di Kota Padang di Hotel Pangeran Beach, Sabtu (20/7) (Humas Pemko Padang)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengatakan, berdasarkan laporan global dari WHO tahun 2017, Indonesia memiliki jumlah kasus baru sebanyak 1.020.000 kasus.

Dari total kasus tersebut, terdapat 446.732 kasus TB (tuberkulosis) atau 53 persen yang dilaporkan. Sehingga masih terdapat 395.268 kasus atau 47 persen lagi yang belum ditemukan dan dilaporkan pada tahun 2018. 

Saat membuka acara Penguatan Tim District Based Public Private Mix (DPPM) Penanggulangan TB di Kota Padang di Hotel Pangeran Beach, Sabtu (20/7), Mahyeldi meminta pihak terkait untuk dapat secara serius menangani penyakit TB, khususnya di Kota Padang.

Pada tahun 2018, kasus TB di Kota Padang berjumlah 2.358 kasus atau 81,7 persen yang terlaporkan dari 2.855 kasus. Semua kasus mendapatkan pengobatan sesuai standar.

"Angka penemuan kasus TB memang masih belum optimal, sekitar 18,7 persen lagi perlu ditelusuri keberadaannya. Maka itu Pemko Padang melalui Dinas Kesehatan sudah berkomitmen dalam mencapai eliminasi TB tahun 2030," ujar wako.

Terkait komitmen tersebut kata Mahyeldi, telah dibuktikan di Kota Padang dengan sudah adanya Peraturan Wali Kota No.36 Tahun 2017 tentang Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Tuberkulosis. Di samping itu Kota Padang juga sudah mengeluarkan Imbauan Wali Kota bulan Maret 2019 kepada semua unsur elemen masyarakat untuk penjaringan kasus terduga TB.

"Maka dari itu, untuk meningkatkan penemuan kasus TB yang terlaporkan, sangat diperlukan penguatan jejaring layanan dengan melibatkan Fasyankes pemerintah maupun swasta. Oleh karenanya, mari kita bersama-sama untuk dapat terlibat aktif dalam menemukan kasus dan melaporkannya kepada dinas kesehatan kota untuk mencapai tujuan Padang Bebas TB 2030," pungkas wali kota mengakhiri sambutan.(rilis)