Anda Ingin Belanja Sehat? Ini Panduannya

ilustrasi belanja sehat
ilustrasi belanja sehat (net)

KLIKPOSITIF -- Bagaimana mau membiasakan anak makan sehat kalau kulkas di dapur masih penuh dengan aneka camilan dan makanan tak bernutrisi. Tapi, menyajikan makanan sehat untuk anak juga tak harus membosankan sehingga malah membuat anak jadi tak tertarik.

Nah, supaya Anda konsiten dapat menyajikan makanan sehat pada si kecil, dan isi kulkas di dapur pun masih tampak menarik untuk anak-anak, ini panduan belanja makan sehat yang perlu Anda ketahui, seperti dikutip dari kidshealth.org.

1. Pertama-tama, buatlah daftar makanan sehat yang akan dibeli
Daftar makanan sehat dapat membuat Anda konsiten ketika belanja mingguan. Fokus hanya pada bahan-bahan sehat dan bergizi, seperti buah-buahan dan sayuran segar maupun beku, daging tanpa lemak dan unggas, ikan segar, kacang-kacangan, serta produk berbasis gandum utuh.

Baca Juga

Ini daftar bahan makanan yang bisa Anda pilih:

  • Sayur dan buah-buahan: semua jenis sayur dan buah-buahan
  • Protein hewani: ikan (segar dan beku), daging ayam fillet tanpa kulit, daging sapi tanpa lemak, telur, susu dan produk susu (yogurt, keju)
  • Protein nabati: kacang kedelai dan produk kedelai (tempe dan tahu), kacang merah, kacang hijau
  • Biji-bijian dan sereal: roti gandum, pasta gandum, oatmeal, beras merah, quinoa

2. Kenali lokasi tempat menyimpan makanan sehat di supermarket
Jika Anda berbelanja di supermarket, langkahkan kaki Anda langsung menuju area yang paling dekat dengan pintu keluar, karena disini biasanya makanan paling sehat dan makanan segar diletakkan.

Jika memungkinkan, kunjungi pasar petani yang menjual hasil bumi dari para petani lokal. Selain memungkinkan Anda mendapat bahan makanan segar, Anda juga berkesempatan mendapat harga sangat murah untuk bahan makanan yang sedang musim.

3. Cara memilih dan menyimpan produk agar tak cepat rusak
Meski Anda tak memetiknya langsung dari kebun, Anda bisa belajar mengetahui apakah produk makanan yang Anda beli segar atau tidak. Untuk sayuran, misalnya, teksturnya haruslah renyah dan keras. Jangan membeli sayuran yang tampak layu, lembek, atau menunjukkan tanda-tanda pembusukan.

Saat memilih buah-buahan, hindari buah yang memiliki memar. Tapi tentu saja, tidak semua buah yang mulus artinya baik. Kemudian, hati-hati juga dalam penyimpanan bahan makanan, agar produk segar bertahan lebih lama.

Beberapa sayuran bisa disimpan di kulkas selama 2 hingga 5 hari, bahkan kol dan wortel bisa disimpan lebih lama. Kemudian simpan kentang dan bawang di tempat yang sejuk dan gelap untuk kesegaran maksimal. (*)

sumber: Suara.com

Editor: Agusmanto