Cerita Romi Berobat Gigi di Puskesmas

Seorang peserta Jaminan Kesehatan Nasional, Romi Eka (25 tahun)
Seorang peserta Jaminan Kesehatan Nasional, Romi Eka (25 tahun) (Ist)

KLIKPOSITIF  – Tanpa disadari Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN – KIS) telah menginjak tahun kelima, banyak manfaat yang dirasakan oleh masyarakat dari sabang sampai merauke. Tidak bisa dipungkiri jaminan kesehatan telah menjadi kebutuhan primer untuk masyarakat.

Romi Eka (25) adalah seorang peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN – KIS) dari segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), salah satu orang dari jutaan penduduk di Indonesia yang merasakan manfaat hadirnya Jaminan Kesehatan Nasional.

baca juga: Pemerintah Subsidi Peserta BPJS Kesehatan Kelas III Mandiri

“Saya pakai JKN – KIS untuk berobat gigi di Puskesmas Mandiangin seminggu yang lalu, karena kebiasaan minum kopi dan perokok aktif, jadi banyak gigi saya yang berlubang. Sudah lama gigi saya sakit dan tidak tertahankan lagi, saya akhirnya pergi berobat ke puskesmas,” tutur Romi.

Romi mengungkapkan bahwa ketika berobat dilayani dengan baik di Puskesmas Mandiangin. Menurutnya tidak ada perbedaan saat ia dilayani di puskesmas yang terletak di Kota Bukittinggi.

baca juga: KPCDI Kembali Ajukan Gugatan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan ke MA

“Awalnya saya merasa takut pergi berobat, takut karena pasti biaya berobatnya yang mahal. Tapi kenyataannya dengan JKN – KIS saya tidak dikenakan biaya apapun karena semua sudah ditanggung JKN – KIS. Terlebih lagi dokternya yang ramah dan telaten merawat gigi saya,” tutur Romi.

Romi mengaku sangat nyaman berobat menggunakan JKN – KIS, bahkan ia merasa Program JKN – KIS ini sangat banyak manfaatnya. Sehingga Program JKN – KIS ini sudah menjadi kebutuhan primer untuk masyarakat.

baca juga: BURT DPR: Kaji Ulang Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

“Saya sangat merasakan manfaat dari JKN – KIS ini, terlebih lagi saya yang sehariannya buka kedai berjualan barang harian pokok. Uang yang keluar harus diperhitungkan. Saya saja sangat merasakan bagaimana manfaat JKN – KIS ini membiayai pelayanan kesehatan, apalagi masyarakat lainnya yang membutuhkan biaya berobat seperti sakit jantung atau sakit berat lainnya,”ujar romi.

Lebih lanjut Romi mengajak masyarakat untuk ikut rutin membayar iuran sebelum tanggal 10 setiap bulannya dan segera mendaftarkan dirinya beserta keluarga menjadi peserta JKN – KIS. Sehingga tidak perlu lagi memikirkan biaya berobat nantinya. Iuran yang kita bayarkan akan sangat bermanfaat untuk kita nantinya. Walaupun belum digunakan diri sendiri, namun iuran itu digunakan untuk peserta JKN – KIS lainnya yang sedang membutuhkan pelayanan kesehatan.
[RIlis]

baca juga: Iuran BPJS Naik, Ferdinand Demokrat Sebut Ada Niat Baik Pemerintah Tapi..

Penulis: Khadijah