Maksimalkan Aplikasi SMART-TB, Dokter Muda FK-Unand dan Puskesmas Andalas Launching Generasi Mantul

Dokter Muda FK-Unand bersama pihak Puskesmas Andalas foto bersama dengan Generasi Mantul usai sosialisasi aplikasi SMART-TB di Gedung Keserasian Sawahan Timur, Minggu (30/6/2019)
Dokter Muda FK-Unand bersama pihak Puskesmas Andalas foto bersama dengan Generasi Mantul usai sosialisasi aplikasi SMART-TB di Gedung Keserasian Sawahan Timur, Minggu (30/6/2019) (ist )

PADANG, KLIKPOSITIF - Pada era globalisasi sekarang ini, penggunaan aplikasi sebagai second-app party untuk sistem pencatatan dan pelaporan dalam berbagai sistem sudah banyak diterapkan, terutama di bidang kesehatan .

Puskesmas Andalas bekerjasama dengan Dokter Muda Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK-UNAND), juga telah membentuk aplikasi pencatatan dan pelaporan pasien curiga Tuberkulosis (TB).

Menariknya, aplikasi yang dinamakan SMART-TB itu, dapat diakses oleh masyarakat melalui smartphone android. "Aplikasi SMART-TB ini satu-satunya di Indonesia," kata Dokter Muda FK-Unand, Ameliora Restky Sayety saat sosialisasi aplikasi SMART-TB di Gedung Keserasian Sawahan Timur, Kota Padang, Minggu, 30 Juni 2019.

Baca Juga

Sosialisasi SMART-TB itu dibuka Kepala Puskesmas Andalas yang diwakili oleh Kordinator UKM, drg. Das Endresva Dewi, dan dihadiri Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Unand, Kamal Kasra, SKM, MQIH dan Dokter Puskesmas Andalas, dr. Ikra Alfata Arza sebagai pemateri.

Dikatakan Ameliora, aplikasi SMART-TB ini dibentuk bertujuan agar masyarakat, khususnya pengguna android yang ada di wilayah kerja Puskesmas Andalas, bisa melaporkan data masyarakat terduga TB melalui aplikasi SMART-TB.

"Selama ini di Indonesia belum ada yang buat aplikasi pendataan atau pelaporan orang terduga TB. Kami berharap, masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi ini dengan baik," ujarnya.

Selain mensosialisasikan aplikasi SMART-TB, pada kesempatan itu, Dokter Muda FK-Unand bersama dengan Puskesmas Andalas, juga me-launching Generasi Milenial Pantau Langsung Tuberkulosis (Generasi Mantul).

Ketua Generasi Mantul, Ridwan Fajri mengatakan, lounching Generasi mantul ini dilakukan bersamaan dengan sosialisasi aplikasi SMART-TB, supaya terciptanya generasi muda yang mawas dan peduli kesehatan bangsa.

Generasi Mantul ini, sebutnya, berjumlah 20 orang anggota yang terdiri dari pemuda RW04 dan RW 05 Kelurahan Sawahan Timur. Generasi Mantul ini nantinya akan melakukan penjaringan pada orang curiga TB melalui aplikasi SMART-TB.

"Penjaringan itu dilakukan, supaya penanganan terhadap orang curiga TB menjadi cepat tanggap, sehingga terbentuk kelurahan sehat dan bebas TB," kata Dokter Muda FK-Unand itu.

Sementara itu, Kordinator UKM drg. Das Endresva Dewi, mengatakan bahwa sosialisasi aplikasi SMART-TB dan lounching Generasi Mantul ini dilakukan di wilayah Puskesmas Andalas, karena memiliki angka TB tertinggi di Kota Padang.

"SMART-TB adalah salah satu inovasi yang kami buat bersama dengan adik-adik Dokter Muda FK UNAND sejak Desember 2018 lalu. Namun, belum banyak diketahui masyarakat dan belum optimal digunakan oleh ibu-ibu kader," katanya.

Ia berharap, dengan dibentuknya Generasi Mantul ini, anak-anak muda yang terpilih ini dapat digerakkan untuk menggunakan smartphonenya sebagai alat mengakses SMART-TB, sehingga penjaringan orang curiga TB lebih optimal lagi.

"Saya percaya dengan semangat anak-anak muda sekarang, terutama Sawahan Timur dengan forum SAKURA-nya, untuk kesigapannya mencari dan memanfaatkan SMART-TB demi terciptanya generasi muda yang sehat," ujarnya.

Lurah Sawahan Timur, Iriyanto mengatakan, melalui sosialisasi dan lounching Generasi Mantul ini, dirinya sebagai Lurah, berharap agar Kelurahan Sawahan Timur dapat menjadi kelurahan sehat dan bebas dari TB.

"Kami salut dengan Dokter Muda FK Unand, termasuk Puskesmas Andalas yang telah membangkitkan semangat anak-anak muda kami untuk melestarikan hidup sehat di kelurahan ini," kata Iriyanto.(*)

Baca Juga

Penulis: Riki S

Video Terbaru

Wawancara Khusus Langsung dari Ruang Perawatan Pasien COVID 19 di RSAM Bukittinggi

YouTube channel KlikPositif.com