Ini Kiat Dinkes Padang Majukan Promosi Kesehatan Lewat Website

"Acara ini diharapkan dapat menjadi titik awal pengembangan website official DKK Padang, yang menyuguhkan semua informasi terkait kegiatan dan informasi kesehatan yang dibutuhkan masyarakat oleh karna itu diharapkan peserta bersungguh sungguh mengikutinya, agar dapat segera diaplikasikan"
Dirut PT Klikpositif Media Siber, Oktaveri, memaparkan materi tentang manajemen konten website Pertemuan Sistem Informasi kepada Kepala Tata Usaha Puskesmas se Kota Padang dan pengelola website DKK Padang pada acara Pertemuan Sistem Infoemasi Kesehatan di Padang, Senin, 24 Juni 2019 (riki s)

PADANG, KLIKPOSITIF – Dinas Kesehatan Kota Padang memiliki kiat tersendiri untuk meningkatkan promosi kesehatan. Salah satunya adalah dengan menggelar memberikan pembekalan jurnalistik dan pengelolaan media digital terhadap jajarannya.

“Ilmu jurnalistik penting untuk publikasi berita dan informasi kesehatan agar berita yang diterima masyarakat lebih tepat sasaran dan memenuhi tuntutan kebutuahn smartcity,” kata dr.Ferimulyani, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang pada pembukaan Pertemuan Sistem Informasi Kesehatan Senin (24/6). Acara ini dijadwal selama dua hari (24-25/6) di Hotel Amaris Padang yang diikuti oleh Kepala Tata Usaha Puskesmas se Kota Padang dan pengelola website DKK Padang.

“Acara ini diharapkan dapat menjadi titik awal pengembangan website official DKK Padang, yang menyuguhkan semua informasi terkait kegiatan dan informasi kesehatan yang dibutuhkan masyarakat oleh karna itu diharapkan peserta bersungguh sungguh mengikutinya, agar dapat segera diaplikasikan,” imbuhnya seperti dikutip dari situs dinkes.padang.go.id.

Hari pertama pertemuan ini diisi oleh pemateri yang profesional di bidang jurnalistik. Narasumber, Direktur Utama Klikpositif.com, Oktaveri menyampaikan materi tentang Manajemen Konten Website. Dalam paparannya, mantan Pemred Padang Ekspres itu menyebutkan pentingnya peran website dan media digital bagi lembaga pemerintah untuk sosialisasi informasi, pelayanan publik dan mendidik masyarakat.

“Kami melihat saat ini, pemanfaatan website untuk pelayanan publik dari lembaga pemerintah, belum optimal. Hal ini terlihat dari tidak update-nya website pemerintah, tidak bagusnya tampilan, tidak jelasnya penanggung jawab website, desainnya yang kurang menarik, dan lain sebagainya,” kata Oktaveri.

Pada kesempatan itu ia juga menekankan pentingnya pengelola website pemerintah memperhatikan piranti yang ada seperti, UU No.14 th 2008 tentang Keterbukaan ... Baca halaman selanjutnya