Diabetes dan Tekanan Darah Tinggi Tingkatkan Risiko Demensia

"merokok juga meningkatkan kemungkinan demensia"
Ilustrasi (Pixabay)

KLIKPOSITIF - Diabetes dan tekanan darah tinggi adalah dua penyakit gaya hidup utama dan telah secara sah disebut sebagai silent killer. Anda mungkin pernah mendengar tentang diabetes dan tekanan darah tinggi yang meningkatkan risiko masalah jantung atau gagal ginjal, tetapi penelitian baru-baru ini menemukan bahwa kedua penyakit ini memiliki risiko lebih tinggi terkena demensia di kemudian hari.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di JAMA Neurology baru-baru ini telah menyatakan fakta mengejutkan ini. Selama penelitian tim telah mempertimbangkan sekitar 15.744 orang, berusia 45-64 tahun dan menganalisis mereka dari 1987-1989. Jadi sesuai laporan yang diterbitkan setelah sekitar 25 tahun kemudian, 1.516 orang telah didiagnosis dengan demensia.

Dilansir dari laman Boldsky, sementara itu, para peneliti juga menemukan hubungan antara demensia dan pra-hipertensi, suatu kondisi di mana tingkat tekanan darah lebih tinggi dari biasanya. Diabetes, hipertensi, dan pra-hipertensi meningkatkan kemungkinan demensia bagi peserta.

Selain itu, merokok juga meningkatkan kemungkinan demensia, sesuai penelitian. Namun dalam penelitian lain, para peneliti telah menemukan bahwa keberadaan satu atau lebih faktor risiko vaskular selama paruh baya dikaitkan dengan tingkat beta amiloid yang lebih tinggi, protein yang sering terakumulasi dalam otak 
pasien Alzheimer.