Jangan Mandi Sesaat Setelah Bangun Tidur! Ini Bahayanya

"Jika Anda langsung melakukan aktivitas ketika bangun tidur, misalnya mandi tubuh Anda tidak mendapatkan waktu yang cukup untuk mengembalikan fungsi normalnya"
ilustrasi mandi (net)

KLIKPOSITIF -- Rasa kantuk tidak bisa dihindari saat bangun sahur di bulan Ramadan. Banyak orang akhirnya memilih untuk langsung mandi setelah bangun tidur agar lebih segar saat makan sahur. Selama bulan puasa, siklus tidur biasanya ikut berubah.

Wajar saja, sebab Anda perlu bangun dini hari untuk sahur. Rutinitas ini tentu menyebabkan rasa kantuk yang tidak tertahankan. Namun, bolehkah Anda langsung mandi begitu bangun dari tidur?

Mengutip dari laman Sleep, tubuh Anda akan mengalami berbagai efek saat terbangun tengah malam. Misalnya, kemampuan berpikir Anda tidak setajam saat dalam keadaan sadar. Anda juga tidak dapat bereaksi dengan cepat saat dihadapkan pada hal sepele sekalipun.

Jika Anda langsung melakukan aktivitas ketika bangun tidur, misalnya mandi tubuh Anda tidak mendapatkan waktu yang cukup untuk mengembalikan fungsi normalnya. Akibatnya, tubuh Anda menjadi “kaget” dan tidak dapat berfungsi normal.

Posisi berdiri saat mandi membuat jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Saat Anda langsung mandi begitu bangun tidur untuk sahur, denyut jantung masih rileks. Belum mempersiapkan untuk memompa darah secara optimal ke seluruh tubuh.

Akibatnya, tekanan darah Anda menjadi lebih rendah dari seharusnya. Anda mungkin akan merasakan pusing yang muncul tiba-tiba. Ini disebabkan oleh otak kekurangan aliran darah kaya oksigen. Jantung pun merespons kondisi ini dengan berdetak lebih kencang agar suplai darah ke seluruh tubuh tetap terpenuhi.

Hal ini berakibat pada jantung yang berdebar lebih kencang dari biasanya. Pada kasus yang lebih parah, langsung mandi setelah bangun tidur dapat menyebabkan hipotensi ortostatik. Kondisi ini terjadi ketika jantung tidak sempat menyuplai darah menuju otak karena Anda berdiri secara mendadak dari posisi awal duduk atau berbaring.

Hipotensi ortostatik biasanya tidak berlangsung lama. Namun, kondisi ini juga bisa ... Baca halaman selanjutnya