Studi: Satu Kali Makan "Junk Food" Tingkatkan Risiko Diabetes

"Satu kali makan junk food, seperti burger ukuran besar, sudah cukup untuk meningkatkan kandungan lemak jenuh"
Makanan berlemak tinggi seperti burger, pizza, dan kentang goreng mampu menyebabkan resistensi insulin (Pixabay)

KLIKPOSITIF - Satu burger porsi jumbo dan kentang goreng mampu memberatkan kerja liver dan berpotensi sebabkan penyakit, bahkan pada orang yang benar-benar sehat.

Satu kali makan junk food, seperti burger ukuran besar, sudah cukup untuk meningkatkan kandungan lemak jenuh dan menyebabkan resistensi insulin. Resistensi insulin sendiri merupakan awal dari diabetes.

Dilansir dari laman The Sun, para ilmuwan memperingatkan, meski seseorang merasa dirinya sangat sehat, teratur mengonsumsi makanan cepat saji, yaitu melebihi 3 porsi seminggu, tetap dapat memberikan efek buruk secara langsung pada liver.

Dalam percobaan, peneliti menemukan, makanan berlemak tinggi seperti burger, pizza, dan kentang goreng mampu menyebabkan resistensi insulin pada peserta dan meningkatkan kandungan lemak pada liver. Kondisi itu mengubah keseimbangan energi liver, memicu perubahan metabolisme yang serupa dengan orang yang mengalami diabetes tipe 2 atau penyakit hati berlemak non-alkohol (NAFLD).

Ini merupakan penyakit hati yang paling umum dan berhubungan dengan obesitas. Dikenal juga sebagai 'sindrom metabolik' dan menimbulkan risiko diabetes tipe 2. Selanjutnya, NAFLD dalam stadium lanjut dapat menyebabkan kerusakan hati yang parah.

Profesor Michael Roden, dari German Centre for Diabetes Research, mengatakan yang mengejutkan adalah dosis tunggal dari lemak yang terkandung dalam minyak junk food memiliki dampak yang cepat dan langsung pada hati orang yang sehat dan jumlah lemak tersebut sudah mampu memicu resistensi insulin.

Solusinya, bila Anda menginginkan burger, pilihlah porsi kecil dan tanpa kentang goreng. Bila kurang kenyang, lanjutkan dengan mengonsumsi makanan kaya serat, seperti salad sayur atau buah sebagai penawar buruknya efek makan junk food.