Suka Minum Kopi? Ini Dampaknya Jika Berlebihan

"kafein dapat mempengaruhi jantung, otak, dan otot-otot tubuh "
ilustras: kopi (net)

KLIKPOSITIF - Minum kopi di pagi hari dan waktu-waktu tertentu adalah rutinitas kebanyakak orang. Sebagaimana diketahui, kafein pada kopi berfungsi sebagai stimulan yang dapat membuat Anda lebih bersemangat, tidak mengantuk, dan meningkatkan fungsi otak serta tubuh terutama di pagi hari. Intinya, kafein dapat mempengaruhi jantung, otak, dan otot-otot tubuh Anda.

Ketika anda mengkonsumsi kopi terlalu banyak, maka akan menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan, salah satunya adalah jantung terasa berdebar-debar akibat peningkatan denyut jantung.

Profesor psikologi biologi di Bristol University Peter Rogers mengatakan hal yang perlu diingat adalah sesuatu yang berlebihan tidaklah baik untuk tubuh. Termasuk kecanduan kopi dan kafein.

"Kafein berlebih yang masuk dalam tubuh bisa membuat jantung serta pikiran Anda menjadi tidak rileks. Akibatnya tubuh tidak memiliki waktu istirahat yang memadai. Sehingga bisa ditebak, tubuh Anda akan kelelahan," katanya.

Satu gelas kopi normalnya mengandung sekitar 100-200 mg kafein. Jumlah konsumsi kafein per hari yang disarankan adalah 300 mg. Selain meningkatkan denyut jantung, mengkonsumsi lebih dari 500 mg kafein setiap harinya dapat menyebabkan timbulnya nyeri kepala, badan terasa gemetar, insomnia, perasaan cemas, sakit kepala, dan masalah pencernaan.

Peningkatan denyut jantung yang tidak berbahaya biasanya hanya terjadi satu kali dan tidak berulang. Jika Anda mengkonsumsi terlalu banyak kopi atau lebih dari biasanya dan merasa bahwa denyut jantung Anda meningkat, maka denyut jantung Anda biasanya akan kembali normal dalam waktu beberapa menit.

Namun anda harus segera hubungi dokter bila peningkatan denyut jantung berlangsung dalam waktu lama atau terjadi berulang kali. Hal ini dapat merupakan gejala adanya gangguan jantung.