Mengapa Luka Sayatan Kertas Sakit?Ini Penjelasan Ilmiahnya

" jari memiliki nosiresptor atau reseptor ujung saraf bebas"
ilustrasi (Reader's Digest)

KLIKPOSITIF - Luka sayatan karena kertas bisa saja terjadi bagi semua pihak, tapi tak bisa dipungkiri kalau rasa sakit yang ditimbulkannya kerap terasa menyebalkan karena berdenyut sepanjang hari. Sebenarnya luka kecil yang seringkali diremehkan itu justru sebaliknya, bahkan bisa lebih parah dari yang dibayangkan.

Bagaimana mungkin sesuatu yang tampaknya tidak berbahaya menyebabkan begitu banyak rasa sakit? Mengapa ketika luka tampak sangat kecil, rasa sakitnya begitu kuat? Ya, sains memiliki jawaban bagi mereka yang menderita luka sayatan.

Dilansir dari laman Reader’s Digest, jari memiliki nosiresptor atau reseptor ujung saraf bebas, lebih banyak per milimeter perseginya dibandingkan sisa permukaan tubuh lainnya. Oleh karena itu kita selalu menggunakannya untuk merasakan sesuatu.

"Manusia sering menggunakan ujung jari untuk melakukan hal-hal kecil, salah satunya yaitu untuk merasakan sesuatu, sehingga tak heran jika ujung jari mempunyai banyak ujung saraf bagai bentuk mekanisme keamanan,” kata Hayley Goldbach, ahli dermatologi.

Jadi ketika jari tersayat kertas, jejaknya tidak rapi karena kertas memiliki tepian bergerigi dan tidak teratur, sehingga cukup tajam untuk merobek kulit. Luka yang ditimbulkan akibat kertas sering dangkal yang menyebabkan nyeri lebih terasa karena beberapa syaraf yang paling sensitif terkumpul di dekat permukaan kulit.

"Lebih jauh lagi, ketika darah tidak segera menggumpal sehingga tubuh lebih sulit menyembuhkan luka. Luka terbuka di jari memungkinkan ujung saraf-sarafnya ikut melipat dan menegang tiap kali kita menggunakan tangan dan terus mengirim sinyal bahaya ke otak. Itulah yang menambah rasa sakit. Apa yang lebih buruk," katanya Goldbach.

Membuatnya terbuka serta membiarkan ujung-ujung saraf terkontaminasi udara luar dan bakteri membuat jamur berkembang. Kehadiran balteri pada luka sayatan dan binatang mikroskopis lainnya tidak menimbulkan rasa ... Baca halaman selanjutnya