Anak Bunda Alergi Telur? Yuk Ketahui Penyebabnya

" alergi telur diakibatkan karena sistem kekebalan tubuh menganggap protein pada telur sebagai benda berbahaya"
alergi telur diakibatkan karena sistem kekebalan tubuh menganggap protein pada telur sebagai benda berbahaya (Pixabay)

KLIKPOSITIF - Telur adalah salah satu sumber protein bagi tubuh. Tak heran jika kita sering menjumpai telur dalam menu harian. Di balik kelezatan dan kekayaan nutrisi telur ini, ternyata tak sedikit pula yang alergi telur. Kenapa ya Positifers?

Ahli gizi Fitria mengatakan, alergi telur diakibatkan karena sistem kekebalan tubuh menganggap protein pada telur sebagai benda berbahaya sehingga antibodi merespon dengan melepaskan senyawa kimia bernama hitamin. Respon inilah yang menyebabkan munculnya gejala alergi seperti ruam, gatal-gatal, bahkan hingga diare, muntah dan sesak nafas. Fitria menyebutkan, alergi ini disebabkan oleh 3 faktor yakni, usia, riwayat keluarga dan dermatitis atopic.

"Sekitar 3 persen anak-anak di bawah usia 3 tahun itu alergi telur. Hal ini dikarenakan sistem pencernaan mereka belum terbentuk sempurna," ujar lulusan Institut Pertanian Bogor ini.

Alergi ini, kata dia, bisa disembuhkan secara perlahan-lahan. Bagi orangtua yang anaknya alergi telur bisa membiasakan anak-anak konsumsi telur, sedikit demi sedikit. Disarankan saat anak berusia 1 tahun ke atas. Namun, proses penyembuhan alergi ini berbeda-beda tergantung tingkat keparahannya.

Resiko alergi juga lebih besar dialami anak yang punya salah satu atau kedua orangtua memiliki riwayat alergi, misal gatal, alergi telur atau asma. Dan faktor terakhir dermatitis atopic yakni peradangan kulit yang disertai rasa gatal. Gatal ini biasa muncul pada lipatan kulit dan berlangsung lama bahkan hingga bertahun-tahun. Nah, penyakit ini biasa disertai oleh alergi lain seperti asma termasuk alergi telur. (*)