Anda Suka Nyemil? Cara Berikut Dinilai Ampuh untuk Mengatasinya

"Belum lama ini, para ahli berhasil menemukan cara ilmiah yang mampu hentikan kebiasaan nyemil ini"
ilustrasi nyemil (net)

KLIKPOSITIF -- Nyemil sepertinya merupakan salah satu kebiasaan yang disukai siapa saja. Namun, salah satu hal yang dikhawatirkan dari kebiasaan ini adalah kenaikan berat badan. Belum lama ini, para ahli berhasil menemukan cara ilmiah yang mampu hentikan kebiasaan nyemil ini.

Kebiasaan nyemil memang tidak memberikan efek buruk bagi siapa pun yang menyukainya. Namun, untuk kamu yang begitu menjaga berat badanmu, hal ini menjadi mimpi buruk dan wajib banget dihentikan. Pada dasarnya, kebiasaan nyemil muncul saat seseorang merasa belum juga kenyang dengan makanan yang ia lahap.

Atau bisa saja, nyemil dilakukan untuk menghilangkan rasa ngantuk yang sudah tidak tertahankan. Biasanya, kamu akan mencari snack, kacang, chips dan makanan ringan lainnya untuk menjadi menu cemilanmu.

Walaupun cemilan memberikan efek peningkatan berat badan bagi tubuhmu, beberapa orang percaya bahwa sekedar nyemil tidak memberikan efek apa-apa ke tubuh. Hal ini karena kalori yang diberikan cemilan dipercaya tidak akan memberikan peningkatan berat badan yang signifikan ke tubuh.

Untuk sebagian orang yang begitu was-was dan ingin agar kebiasaan nyemil ini segera dihentikan, berikut beberapa cara ilmiah yang bisa kamu lakukan.

Pertama, dengan mencium aroma vanila. Dalam penelitian yang dilakukan tahun 2009, ditemukan bahwa keinginan nyemil seseorang langsung berkurang secara drastis usai mencium aroma yang dihasilkan vanila. Entah karena apa, namun aroma vanila yang kuat dipercaya menjadi penyebab hal tersebut terjadi.

Kedua, langsung berolahraga. Memunculkan niat untuk berolahraga dipercaya mampu mengontrol hormon ghrelin yang membuat keinginan nyemil muncul. Saat kamu mulai berkeinginan untuk nyemil, langsung siapkan dirimu untuk berolahraga ya.

Ketiga, mengkonsumsi teh hijau. Teh hijau memang sudah terbukti mampu menjadi obat untuk menurunkan berat badan. Karena itu, dalam sebuah penelitian ditemukan bahwa teh hijau ... Baca halaman selanjutnya