Peneliti Sebut Diet Mediterania Tunda Alzheimer

" diet Mediterania selama tiga tahun mengurangi penumpukan A hingga 60 persen,"
Diet Mediterania dapat menunda timbulnya penyakit Alzheimer selama bertahun-tahun (Pixabay)

KLIKPOSITIF - Diet Mediterania dapat menunda timbulnya penyakit Alzheimer selama bertahun-tahun. Penelitian yang dilakukan Australia baru-baru ini mengatakan bahwa orang-orang yang mengikuti diet ini menunjukkan laju yang secara signifikan lebih lambat dari akumulasi amiloid beta (A) peptida asam amino dalam otak mereka.

Edith Cowan University mengatakan penumpukan A dikaitkan dengan perkembangan Alzheimer, penyakit neurodegeneratif kronis di balik sebagian besar kasus demensia.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa diet Mediterania yang meliputi banyak sayuran, buah-buahan, biji-bijian, ikan, dan minyak zaitun dapat memperlambat penurunan kognitif.

"Kami menemukan bahwa dengan mengikuti diet Mediterania selama tiga tahun mengurangi penumpukan A hingga 60 persen," kata ketua peneliti Dr Stephanie Rainey-Smith.

"Ini memberi tahu kita bahwa diet Mediterania berpotensi menunda timbulnya gejala penyakit Alzheimer selama bertahun-tahun," katanya.

Dilansir dari laman xinhua, konsumsi buah adalah yang paling kuat terkait dengan penumpukan peptida yang berkurang. "Sementara semua aspek diet Mediterania tampaknya penting untuk mengurangi risiko Alzheimer, dalam penelitian kami, asupan buah memberikan manfaat terbesar," menurut temuan yang dipublikasikan dalam jurnal medis Translational Psychiatry.

Rainey-Smith mendesak orang-orang untuk mengikuti diet Mediterania secara keseluruhan, daripada hanya mengonsumsi buah, untuk mendapatkan manfaat paling banyak.

Seperti diketahui, Diet Mediterania merupakan program diet yang mengikuti pola hidup sehat dari negara-negara yang berbatasan dengan laut Mediterania. Diet Mediterania kaya akan kandungan sayuran, buah, kacang polong, kacang-kacangan, biji-bijian, dan ikan. Selain itu, diet Mediterania mengandalkan campuran minyak zaitun dalam makanan.