Anak Butuh Nutrisi Ini untuk Jaga Kekebalan Tubuh

"hampir 81% anak-anak yang tumbuh dewasa tidak mendapatkan cukup zat besi, vitamin A dan C"
Kekurangan nutrisi ini membunuh kekebalan tubuh dan membuat anak lemah (Pixabay)

KLIKPOSITIF - Pada masa pertumbuhan anak membutuhkan beberapa nutrisi untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Jika anak Anda menderita kulit gatal, batuk, pilek atau sakit perut, maka saatnya Anda untuk fokus memperkuat kekebalan tubuh anak.

Sistem kekebalan tubuh yang lemah tidak hanya mengganggu dunia akademis anak, tapi juga membuat anak lemah dan rentan terhadap penyakit. Survei saat ini menunjukkan bahwa hampir 81% anak-anak yang tumbuh dewasa tidak mendapatkan cukup zat besi, vitamin A dan C. Kekurangan nutrisi ini membunuh kekebalan tubuh dan membuat anak lemah. Bahkan perubahan musim bisa membuat anak Anda jatuh sakit jika tingkat imunitas turun.

Vitamin A
Sistem kekebalan tubuh membutuhkan vitamin A untuk menjaga kemampuan penyembuhan bawaan. Kurangnya vitamin A bisa melemahkan lapisan pertahanan pertama pada anak-anak. Saat itulah infeksi mulai muncul. Pastikan anak Anda mendapatkan cukup makanan yang kaya akan vitamin A.

Vitamin B
Sel darah putih yang melindungi tubuh memerlukan vitamin B. Terutama, vitamin B12, B9 dan B6 yang berperan dalam mempertahankan limfosit. Vitamin ini membuat tubuh kenyang dan mencegah infeksi berulang pada anak-anak.

Vitamin C
Kekurangan vitamin C bisa membuat anak rentan. Asupan vitamin C yang cukup dapat meningkatkan kinerja sel T dan fagosit yang merupakan sel imun. Vitamin C juga antibakteri dan antivirus.

Zat Besi
Sel darah merah membutuhkan zat besi. Selain itu, zat besi dibutuhkan oleh neutrofil untuk menghilangkan bakteri. Kurangnya zat besi dapat mengurangi jumlah sel T. Pada dasarnya, defisiensi besi bisa secara drastis mempengaruhi kekebalan tubuh.

Vitamin E 
Vitamin ini adalah antioksidan yang membantu tubuh anak dalam memerangi infeksi. Almond, biji bunga matahari dan kacang tanah mengandung nutrisi ini.

Sumber: Boldsky