Pernahkah Anda Merasa Ngantuk Setelah Kenyang? Ini Penjelasan Ilmiahnya

"Jika makan terlalu banyak dan membuatmu merasa kekenyangan, siap-siap diserang rasa kantuk yang luar biasa"
ilustrasi mengantuk setelah kenyang. (internet)

KLIKPOSITIF -- Salah satu hal yang sering terjadi saat Anda mengisi asupan makanan untuk tubuhmu adalah muncul rasa ngantuk. Untuk Anda yang melakukan aktifitas belajar atau bekerja tentu sangat menghambat. Ternyata, hal ini ada penjelasan ilmiahnya.

Makan adalah hal wajib yang perlu dilakukan oleh manusia untuk bertahan hidup. Dengan menyantap makanan sesuai dengan waktunya yaitu tiga kali sehari, kita akan mendapat asupan energi yang cukup serta tubuh yang sehat. Sayangnya, usai makan, kita akan merasakan kantuk yang luar biasa dan membuat tubuh serasa lemas karena ingin beristirahat.

Jumlah makanan yang kamu konsumsi ternyata berpengaruh terhadap hal ini. Jika makan terlalu banyak dan membuatmu merasa kekenyangan, siap-siap diserang rasa kantuk yang luar biasa. Untuk rasa ngantuk yang muncul setelah merasa kenyang, para peneliti punya penjelasan ilmiahnya.

Setelah makan dan makanan sampai ke lambung untuk diolah, biasanya sistem pencernaanmu akan secara otomatis menyerap zat gizi dari makanan tersebut untuk mengirimnya ke seluruh bagian tubuh yang membutuhkan. Zat-zat inilah yang nantinya akan diubah menjadi energi untuk dipakai otot-otot tubuh agar bisa terus bergerak.

Sisanya akan digunakan untuk membantu tubuh memproduksi berbagai hormon. Hormon-hormon tersebut antara lain, kolesistokinin dan glukagon yang memicu rasa kenyang dan dapat menaikkan gula darah. Selain kedua hormon di atas, hormon serotonin dan melatonin juga timbul.

Kedua hormon ini berfungsi untuk merangsang rasa kantuk yang kamu rasakan usai kenyang. Kombinasi deretan hormon di atas ini akan membuatmu mudah merasa ngantuk setelah makan. Rasa ngantuk yang muncul ini lalu membuat tubuh terasa lemas dan capek.

Biasanya, rasa kantuk muncul setelah kamu memakan makanan yang memiliki karbohidrat dan triptofan yang tinggi. Makanan tersebut antara lain, nasi, kentang, pasta, roti, susu dan pisang. Dalam ilmu medis, kondisi ini disebut ... Baca halaman selanjutnya