Bayi dalam Kandungan Bisa Didaftarkan Jadi Peserta BPJS, Begini Caranya

"Tidak ada pembayaran iuran saat bayi dalam kandungan"
Ilustrasi (Net)
peserta PBPU diharapkan dapat mendaftarkan calon bayinya sejak terdeteksi detak jantung untuk meminimalisir risiko apabila bayi lahir lebih cepat diluar perkiraan hari lahir," ulasnya.

Sedangkan untuk peserta Pekerja Penerima Upah (PPU), jika calon bayinya adalah anak pertama sampai ke tiga, maka otomatis dapat dijamin pelayanan kesehatannya oleh BPJS Kesehatan begitu lahir.

"Kita imbau kepada masyarakat jika bayi sudah dilahirkan, orangtua diharapkan segera melapor ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan setempat untuk dicetakkan nomor kartu sementara sang bayi. Selanjutnya, nomor sementara tersebut dapat dibawa ke BPJS Kesehatan Center di RS setempat untuk digunakan menjamin pelayanan kesehatan sang bayi. Mendaftarkan calon bayi merupakan wujud kepedulian keluarga terhadap buah hati untuk memberikan perlindungan jaminan kesehatan sedini mungkin," jelasnya.

Adapun syarat untuk mengurus pendaftaran tersebut adalah mengisi formulir, fotokopi KK, KTP, Kartu BPJS orangtua, hasil USG pada masa kandungan 7-8 bulan serta surat keterangan hamil dari bidan. Masing-masing berkas tersebut difotokopi sebanyak dua rangkap. Sementara untuk kelas perawatan disamakan dengan kepesertaan sang ibu bayi.

[Joni Abdul Kasir]