Kapan Waktu Terbaik Bayi Minum Air Putih?

"Setelah bayi berusia lebih dari 6 bulan, Anda dapat memberinya air dengan sendok kecil. "
Ilustrasi (Pixabay)

KLIKPOSITIF - Air adalah salah satu kebutuhan dasar kehidupan. Kita semua perlu minum air untuk bertahan hidup. Tetapi ketika bayi kita lahir, kita dihadapkan pada banyak pertanyaan yang tidak diketahui sebelumnya. Bahkan pertanyaan sederhana kapan bayi minum air?

Dilansir dari laman Boldsky, berikut fakta yang menjawab semua pertanyaan terkait air untuk bayi Anda. Bayi yang baru lahir tidak perlu diberikan air setelah sampai usia 6 bulan. ASI mengandung 80 persen air sehingga kebutuhan air bayi terpenuhi dengan sendirinya. Bahkan jika bayi Anda diberi susu formula, Anda tidak boleh memberi bayi Anda air secara terpisah. Anda juga sebaiknya tidak menambahkan terlalu banyak air ke susu formula.

Setelah bayi berusia lebih dari 6 bulan, Anda dapat memberinya air dengan sendok kecil. Anda bisa memberi bayi Anda beberapa sesendok air setelah susu dan setiap kali Anda memberinya makan. Dan jika bayi Anda sudah mulai kenyang, pastikan Anda meningkatkan jumlah air yang diberikan pada bayi.

Berapa banyak air yang dapat diminum bayi Anda per hari adalah pertanyaan yang sangat relevan. Anda tidak harus memberikan terlalu banyak air pada bayi karena akan menyebabkan ketidakseimbangan natrium dan elektrolit lain dalam tubuh. Ini disebut intoksikasi air.

Jika bayi Anda menderita konstipasi setelah memulai dengan makanan padat, itu berarti ia memerlukan asupan air. Anda perlu meningkatkan jumlah air yang Anda berikan kepadanya. Trik paling mudah dengan memberi bayi Anda air setiap kali ia merasa haus.

Setelah bayi Anda disapih dari ASI, Anda harus memberinya beberapa teguk air setiap jam. Setelah bayi Anda merayakan ulang tahun pertamanya, mereka dapat minum air seperti orang normal. Biarkan anak memiliki air sebanyak yang dia mau minum. Jangan pernah memaksa bayi minum air. Ini karena air adalah sesuatu yang harus diminum anak atas kehendak mereka sendiri.