Saham Asia Naik Beberapa Jam Jelang Pemberlakukan Tarif Impor Cina oleh AS

".Hal itu telah mengguncang pasar keuangan dalam beberapa pekan terakhir "
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF - Pasar saham Asia naik bergelombang beberapa jam menjelang tenggat waktu AS memberlakukan tarif impor China, Jumat, 6 Juli 2018.Hal itu telah mengguncang pasar keuangan dalam beberapa pekan terakhir karena para investor khawatir hal itu dapat memicu perang dagang global penuh.

Pada hari Kamis, (5/7), Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat akan mulai mengumpulkan tarif impor Cina senilai $ 34 milyar pada jam 12:01 waktu Washington (0401 GMT) atau hari ini dengan memperingatkan bahwa putaran berikutnya dapat melihat tarif dikenakan pada lebih dari $ 500 milyar barang.

"Risiko bahwa eskalasi lebih lanjut menghambat pertumbuhan adalah menjaga beberapa investor untuk berhati-hati," kata analis ANZ.

Sengketa perdagangan Sino-AS telah mengguncang pasar keuangan termasuk saham, mata uang dan perdagangan global komoditas dari kedelai ke batubara selama beberapa minggu terakhir.

Keuntungan semalam dalam ekuitas Eropa dan AS, bagaimanapun, memberikan beberapa kenyamanan untuk memulai perdagangan Asia. Indeks MSCI terluas dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik tipis 0,05 persen, dengan beberapa dukungan dari kenaikan awal saham Korea dan Australia.

Indeks saham Jepang Nikkei 1,1 persen lebih tinggi setelah ditutup pada terendah tiga bulan pada Kamis (5/6), sementara saham Australia naik 0,2 persen. Indeks Kospi Seoul naik tipis 0,2 persen.

Dalam sesi Wall Street, Dow Jones Industrial Average naik 0,75 persen, S & P 500 0,86 persen, dan Nasdaq Composite 1,12 persen. Saham AS dan Eropa didorong oleh data ekonomi yang meyakinkan Kanselir Jerman Angela Merkel akan kembali menurunkan tarif Uni Eropa pada impor mobil AS.

Hasil pada benchmark Treasury 10-tahun tercatat pada 2,8364 persen. Imbal hasil dua tahun, yang naik dengan ekspektasi para trader terhadap suku bunga Fed yang lebih tinggi, menyentuh 2,5527 persen dibandingkan dengan penutupan AS 2,561 ... Baca halaman selanjutnya