Pola Makan Sehat Turunkan Risiko Kematian

"diet sehat dapat membantu mengurangi risiko seseorang terkena penyakit kronis seperti kanker yang hingga kini belum ditemukan obatnya"
Ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF -- Banyak orang malas mengonsumsi makanan sehat karena beranggapan memiliki cita rasa yang kurang enak. Tapi, Anda pasti tak akan berpikir dua kali untuk menjalankan pola makan sehat setelah tahu hasil studi terbaru yang dilakukan tim peneliti Health Services Research dari University of Florida berikut.

Dikatakan bahwa ada banyak manfaat dari mengonsumsi makanan sehat. Bahkan menurut Dr. Kalyani dari University of Florida, makanan sehat punya dampak yang sama seperti olahraga yoga.

Kata Kalyani, diet sehat dapat membantu mengurangi risiko seseorang terkena penyakit kronis seperti kanker yang hingga kini belum ditemukan obatnya. Bahkan menurut studi tersebut, diet makanan sehat dan seimbang dapat menurunkan kemungkinan kematian hingga 65 persen.

Ini adalah studi pertama yang menunjukkan hubungan antara pola makan seimbang dan sehat dengan penurunan risiko kematian akibat kanker. Studi ini juga merupakan yang pertama kalinya mempertimbangkan seluruh rutinitas diet seorang pasien kanker, dan memelajari hubungannya dengan kesehatan dan risiko kematian mereka.

Hingga saat ini, hampir semua studi tentang makanan dan kanker selalu berbicara tentang diet yang hanya berfokus pada satu jenis makanan tertentu. Misalnya, bukti bahwa vitamin D dipercaya mampu menurunkan risiko kanker usus besar. Atau, konsumsi kunyit yang terbukti dapat memperlambat pertumbuhan tumor bagi banyak orang.

Nah, studi kali ini didasarkan pada gagasan bahwa pasien harus mencoba untuk menjalani pola makan seimbang yang terdiri dari berbagai jenis makanan sehat. Karena seringkali pasien kanker hanya fokus pada obat-obatan dan makanan spesifik tertentu yang mereka pikir berkhasiat untuk jenis kankernya.

Padahal kenyataannya, obat-obatan yang ditambah dengan pola makan seimbang yang memasukkan berbagai jenis makanan sehat benar-benar layak dicoba karena tidak memiliki efek samping pada kesehatan pasien. (*)

Sumber: ... Baca halaman selanjutnya