Susah BAB Saat Puasa, Ini Penyebab dan Cara Penanggulangannya

"Saat Anda merasa sulit buang air besar atau tidak merasa ingin buang air besar selama tiga hari, Anda perlu waspada"
ilustrasi susah BAB (internet)
dengan baik. Air berperan dalam melarutkan zat-zat makanan dan mengangkut sisa makanan ke dalam sistem pembuangan tubuh.

3. Terlalu Banyak Konsumsi Produk Susu
Susu bisa memperlambat proses pencernaan Anda karena mengandung serat yang sedikit. Terlalu banyak mengonsumsi susu dan produk olahannya, seperti keju dan es krim dapat menyebabkan susah buang air besar. Apalagi bila Anda tidak mengimbangi dengan mengonsumsi buah dan sayur selama puasa.

4. Sering Menahan BAB
Jika Anda sering mengabaikan dorongan untuk buang air besar, maka dorongan tersebut akan berangsur-angsur hilang sampai Anda akhirnya tidak merasakannya lagi.

5. Gangguan Usus
Gangguan lain pada usus yang menyebabkan terjadinya sembelit adalah adanya gangguan fungsi otot pada usus. Seperti munculnya tumor di dalam usus, adanya jaringan parut (adhesi), terjadi peradangan atau infeksi di kolon (usus besar), penyempitan yang abnormal pada kolon dan rektum sehingga akan membuat proses pencernaan terganggu.

Melakukan perubahan gaya hidup merupakan salah satu cara mengatasi susah BAB saat puasa. Perubahan gaya hidup ini meliputi:

  1. Pastikan Anda memenuhi asupan cairan selama puasa minimal 8 gelas per hari. Anda bisa mengonsumsi air putih 2 gelas saat berbuka, 2 gelas saat sahur, dan 4 gelas sepanjang malam.
  2. Perbanyaklah makanan yang mengandung serat, misalnya dengan makan sayur, buah, biji-bijian, sereal, kacang-kacangan, gandum, dan beras merah.
  3. Hindari produk olahan susu, kafein, alkohol dan rokok
  4. Olahraga teratur minimal 30 menit setelah berbuka dengan intesitas ringan sampai sedang.
  5. Jangan menunda keinginan untuk buang air besar dan mulailah untuk mengatur kebiasaan buang air besar.
  6. Tidak sembarangan mengonsumsi obat pencahar tanpa rekomendasi dari dokter.