Ini Tips Sehat Meski Duduk Lama di Kantor

"Anda masih tetap bisa melakukan aktivitas harian tersebut tapi tetap memiliki tubuh yang sehat, bugar dan terhindar dari berbagai gangguan kesehatan"
ilustrasi duduk lama di kantor (shutterstock)

KLIKPOSITIF -- Seringkali pekerja kantoran menghabiskan waktu kerjanya duduk lama sepanjang hari di depan layar komputer. Padahal, kondisi tersebut bisa menyebabkan sakit leher, sakit pinggang, sakit punggung, hingga mata perih akibat terlalu lama memandangi layar komputer.

Tak hanya itu, kebiasaan ini turut dikaitkan dengan kondisi yang lebih serius seperti obesitas, penyakit jantung, diabetes, dan penyakit kronis lainnya. Apakah ada tips sehat supaya terhindar dari ancaman-ancaman tersebut?

Kabar baiknya, Anda masih tetap bisa melakukan aktivitas harian tersebut tapi tetap memiliki tubuh yang sehat, bugar dan terhindar dari berbagai gangguan kesehatan. Lakukan beberapa kiat ini agar kondisi badan tetap fit.

Dilansir dari klikdokter.com, sebuah penelitian menyebut bahwa ada beberapa tips yang relatif sederhana untuk membuat tubuh sehat dengan cara meningkatkan otot. Cara ini dikatakan cukup efektif mengatasi beberapa efek tidak sehat akibat duduk terlalu lama.

Melalui studi yang diterbitkan di jurnal BMC Medicine, tim peneliti yang dipimpin oleh Carlos Celis-Morales dari Universitas Glasgow, Skotlandia menganalisis data hampir dari 400 ribu penduduk paruh baya di Inggris. Mereka mengkaji aktivitas fisik para responden, khususnya intensitas duduk.

Untuk mendapatkan ukuran yang lebih objektif, para peneliti juga melakukan tes kekuatan genggaman, meminta partisipan meremas perangkat khusus untuk mengukur kekuatan otot mereka serta tes kebugaran dengan ergometer.

Sementara tes kebugaran profesional butuh waktu dan biaya, kekuatan pegangan disebut berguna. Tes tersebut mampu mengukur kekuatan otot secara keseluruhan serta dapat dilakukan dengan cepat dan mudah oleh sebagian besar peserta penelitian.

Dari sini, ditemukan hasil bahwa orang-orang yang memiliki genggaman terlemah punya risiko 31 persen lebih besar untuk meninggal dunia dalam waktu lima tahun ke depan, pada setiap dua jam waktu yang ... Baca halaman selanjutnya