Telur Mampu Kurangi Risiko Penyakit Jantung dan Stroke

"Risiko stroke hemoragik sebesar 26 persen lebih rendah di antara pemakan telur."
konsumsi telur setiap harinya dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. (Pixabay)

KLIKPOSITIF - Selama beberapa dekade, para ahli memperingatkan bahwa makan telur meningkatkan kadar kolesterol yang tidak sehat. Tapi sebuah penelitian terbaru mengatakan konsumsi telur setiap harinya dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.

Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap setengah juta orang dewasa sehat berusia 30-79 selama hampir sembilan tahun, para peneliti menyimpulkan bahwa dibandingkan dengan non-konsumen, konsumsi telur setiap hari dikaitkan dengan rendahnya risiko penyakit kardiovaskular (CVD).

Risiko stroke hemoragik sebesar 26 persen lebih rendah di antara pemakan telur. Tim peneliti Cina-Inggris melaporkan konsumsi telur harian dikaitkan dengan risiko kematian 18 persen lebih rendah dari CVD, dan risiko 28 persen lebih rendah untuk kematian akibat stroke hemoragik.

CVD merupakan sekelompok gangguan jantung dan pembuluh darah yang merupakan penyebab utama kematian dan kecacatan di seluruh dunia, termasuk di China.

Menurut Organisasi Kesehatan (WHO), sekitar 17,7 juta orang meninggal akibat CVD setiap tahun, hampir sepertiga dari semua kematian di seluruh dunia. Delapan puluh persen kematian CVD disebabkan oleh serangan jantung dan stroke.

Merokok, tidak cukup berolahraga, dan makan makanan yang tidak sehat yang kaya garam dan rendahnya konsumsi terhadap buah dan sayuran segar juga meningkatkan risiko itu.

Telur kaya akan kolesterol makanan, tetapi juga mengandung protein dan vitamin penting. "Penelitian ini menemukan bahwa ada hubungan antara tingkat konsumsi telur sedang (hingga 1 telur per hari) dan penyebab sakit jantung yang lebih rendah," kata para penulis. Namun para ahli yang tidak terlibat dalam penelitian itu mengatakan, hasil tersebut gagal membuktikan bahwa makan telur aktif menurunkan risiko CVD.


Sumber: Alhurriyat