Studi: Remaja yang Menggunakan e-Rokok Lebih Berpotensi Terkena Kanker

"Kelompok yang menggunakan e-rokok memiliki kadar senyawa organik beracun yang tiga kali lipat lebih tinggi dari kelompok yan tidak rokok"
e-Rokok (Net)

KLIKPOSITIF - Penelitian di Universitas California San Francisco menemukan, remaja yang menggunakan e-rokok beresiko terkena bahan kimia penyebab kanker yang sama seperti yg ditemukan pada tembakau.

Studi tersebut meneliti air kencing dan air liur dari remaja yang menggunakan e-rokok. Kelompok yang menggunakan e-rokok memiliki kadar senyawa organik beracun yang tiga kali lipat lebih tinggi dari kelompok yan tidak rokok.

Menurut penelitian itu, remaja yang menggunakan e-rokok terkena bahan kimia penyebab kanker seperti yg ditemukan di tembakau walaupun rokok elektronik tidak mengandung nikotin.

Periset di Universitas California San Francisco menganalisis air kencing dan air liur dari 67 remaja yang menggunakan e-rokok dan mendapati bahwa mereka telah terkena beberapa bahan kimia yang sama dengan tembakau yang menjadi penyebab kanker.

Alat yang disebut 'vaping', yang menguapkan cairan yang dicampur dengan nikotin dan rasa lainnya, telah dipasarkan sebagai alternatif yang lebih aman untuk merokok, namun penulis utama Mark Rubinstein mengatakan bahwa hasil ini dapat menunjukkan peningkatan risiko kanker dari vaping.

"Remaja perlu diberi peringatan bahwa uap yang dihasilkan oleh e-rokok bukanlah uap air yang tidak berbahaya, namun sebenarnya mengandung beberapa bahan kimia beracun yang sama yang ditemukan dalam asap dari rokok tradisional," ungkap Dr Rubinstein,

Ini adalah penelitian pertama yang diketahui untuk melihat adanya senyawa yang berpotensi menyebabkan kanker pada pengguna e-rokok remaja.

Senyawa yang diperiksa dalam penelitian ini meliputi akrilonitril, akrolein, propilena oksida, akrilamida dan crotonaldehida, yang semuanya telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker pada penelitian sebelumnya.

Selain itu, Dr Rubinstein mengatakan, bahan kimia yang digunakan untuk menjaga agar larutan e-cigarette dalam bentuk cairnya, propylene glycol dan gliserin, aman pada ... Baca halaman selanjutnya