Riset: Depresi Dapat Menyebabkan Otak Menjadi Lambat Berpikir

"Depresi dapat menghasilkan pemikiran melambat yang lebih besar pada orang tua dan pada mereka dengan gejala depresi yang lebih parah atau riwayat depresi yang berulang"
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF - Dalam penelitian yang dilakukan para ahli, ditemukan hasil bahwa orang  yang mengalami depresi berpikir lebih lambat daripada yang lain. Misalnya, dalam sebuah tugas di mana peserta diminta untuk menghitung mundur dari seratus di kurangi tujuh (100, 93, 86, dll.) Orang-orang yg mengalami depresi lebih lambat dalam melakukan hal itu dan membuat lebih banyak kesalahan.

Juga telah dicatat bahwa orang dengan depresi memiliki pemikiran yang lebih lambat saat menghadapi rangsangan emosional yang negatif.

Depresi dapat menghasilkan pemikiran melambat yang lebih besar pada orang tua dan pada mereka dengan gejala depresi yang lebih parah atau riwayat depresi yang berulang.

Periset dalam satu studi 2013 menemukan bahwa orang yang mengalami depresi tidak dapat mengidentifikasi benda-benda di layar yang identik atau serupa dengan benda yang pernah mereka lihat sebelumnya. Menurut peneliti, ini menunjukkan bahwa ingatan bisa berkurang akibat depresi. Periset pada studi tahun 2015 sampai pada kesimpulan yang sama. Mereka menyimpulkan bahwa depresi bisa menyebabkan kehilangan ingatan jangka pendek.

Pemikiran yang lamban dalam depresi biasanya tidak diobati sendiri, namun fokusnya adalah pada mengobati depresi secara keseluruhan. Namun, telah ditunjukkan bahwa remediasi kognitif (latihan dan latihan) dapat efektif dalam meningkatkan kecepatan kognitif. [Ismail]

Sumber: healthplace.com