Riset: Pria yang Menderita Migrain Lebih Beresiko Kena Stroke dan Penyakit Jantung

"Orang-orang yang sering menderita migrain juga cenderung memiliki masalah kesehatan lainnya, seperti kegelisahan, depresi, insomnia dan sindrom iritasi usus besar"
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF - Penelitian yang dilakkukan ahli kesehatan mengungkapkan bahwa ternyata migrainn bisa jadi tipe sakit kepala yang paling menyakitkan sehingga dapat meningkatkan risiko serangan stroke dan jantung pada pria.

Tidak seperti jenis sakit kepala lainnya, migrain dapat mengganggu fungsi tidur dan keseharian seseorang. Orang-orang yang sering menderita migrain juga cenderung memiliki masalah kesehatan lainnya, seperti kegelisahan, depresi, insomnia dan sindrom iritasi usus besar.

Menurut penelitian, migrain dapat dialami pria maupun wanita. Namun migrain pada pria lebih berisiko. Diperkirakan 9% pria menderita migrain dengan berbagai sebab, termasuk faktor genetik. Penelitian ini dilakukan oleh peneliti Harvard yang mengatakan bahwa migrain pada laki-laki meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular terutama serangan jantung sampai 42%.

Penelitian lain dari Loyola University Health System menunjukkan bahwa orang yang menderita migrain memiliki risiko dua kali lipat mengalami stroke iskemik yang disebabkan oleh sumbatan gumpalan darah.

Sampai saat ini memang tidak jelas bagaimana migrain berhubungan dengan risiko stroke dan serangan jantung. Namun ada satu teori yang menyatakan bahwa kedua penyakit ini memiliki mekanisme yang hampir sama.

Migrain biasanya hanya mempengaruhi satu sisi kepala, tetapi juga di sekitar mata atau belakang kepala. Keparahan nyeri berkisar antara sedang sampai parah, dan rasanya dapat bervariasi, antara berdenyut sampai seperti ditusuk pisau. Kadang migrain disertai mual dan nyeri otot, dan banyak penderita juga mengalami mata dan hidung berair. Satu episode migrain dapat berlangsung selama empat sampai 24 jam.

Ketegangan berkepanjangan di leher menyebabkan penyempitan pembuluh darah di leher dan kepala yang diduga menyebabkan iskemia pada pembuluh darah di otak. Sedangkan faktor gaya hidup yang berkontribusi menyebabkan migrain di antaranya konsumsi alkohol, makanan ... Baca halaman selanjutnya