Siska Aprisia, Koreografer Muda Sumbar Tampil di Pendhapa Art Space

"Siska Aprisia merupakan salah satu dari tujuh koreografer yang akan membawakan karya tari di Pendhapa Art Space ini"
Siska Aprisia, Koreografer Muda Sumbar (ist)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Koreografer muda asal Sumatra Barat, Siska Aprisia siap tampil di Pendhapa Art Space, Yogyakarta pada 21 Desember 2017 mendatang.

Pendhapa Art Space adalah salah satu ruang dari banyak ruang-ruang alternatif seni di Yogyakarta, menjadi tempat berkumpul, bertemu, berdiskusi dan saling berbagi pengetahuan seni dan budaya, ataupun sebagai tempat belajar, latihan, berproses dan mempresentasikan karya seni & budaya baik lewat pertunjukan ataupun pameran

Siska Aprisia merupakan salah satu dari tujuh koreografer yang akan membawakan karya tari di Pendhapa Art Space ini. Kepada KLIKPOSITIF, Siska mengatakan keikutsertaannya dalam Forum Lingkar Tari tersebut setelah dirinya mempresentasikan karya gagasannya di Komunitas Senrepita beberapa waktu lalu.

"Karya tari yang akan dibawa berjudul Kembara Rasa. Dulu waktu di Jogja pernah presentasi karya gagasan di Komunitas Senrepita tepatnya dikediaman Bapak Sal Murgiyanto dan penampilan di Pendhapa Art Space ini adalah bentuk lanjutannya," kata lulusan Pascasarjana Fakultas Seni Pertunjukkan Jurusan Tari Minat Penciptaan Seni Tari ini, 16 Desember 2017.

Ia menjelaskan bahwa karya tari tunggal yang akan dimainkannya ini juga menggandeng salah seorang komposer muda yaitu Jumaidil Firdaus. Dimana gagasan yang akan diangkatnya ini telah ada sebelum bulan Ramadhan lalu.

"Gagasannya adalah tentang perjalanan tubuh ke dalam ketubuhan (tari). Berawal dari ketidaktahuan atau mulai dari nol hingga mengetahui banyak hal tentang tari dan teknik. Ternyata saya mengalami keresahan dan tubuh saya kekurangan rasa tradisi," ujar koreografer asal Pariaman ini.

kemudian ia pun melakukan riset terhadap tradisi Ulu Ambek dan akhirnya menemukan tradisi itu sendiri. Ia memilih Jumaidil Firdaus sebagai komposer musiknya karena menurutnya Jumaidil memiliki perjalan bunyi (musik) yang berangkat dari tradisi hingga urban saat sekarang ini.

"Ini semua ... Baca halaman selanjutnya