Detak Jantung Anda Sering Berdetak Tak Beraturan Tanpa Sebab? Waspadai Ini

"Bila aliran darah dan denyut jantung tidak normal, bisa menyebabkan sesak napas yang parah."
Ilustrasi (Boldsky)

KLIKPOSITIF - Memiliki detak jantung yang stabil sangat penting untuk fungsi tubuh normal. Setiap ketidakteraturan dalam detak jantung dapat menyebabkan masalah jantung serius. Bahkan hal itu juga dapat menyebabkan masalah kesehatan lainnya.

Menurut sebuah penelitian terbaru, kadar hormon tiroid dalam darah yang lebih tinggi menyebabkan meningkatkannya resiko seseorang memiliki detak jantung yang tidak teratur.

Lalu apa sebenarnya yang menyebabkan detak jantung tidak beraturan? Hal ini biasanya terjadi ketika dua bilik jantung bagian atas, yang disebut atrium, berdetak tidak teratur dan lebih cepat dari biasanya. Nah, apa jadinya jika detak jantung Anda tidak berdetak dengan normal? Ini yang harus Anda waspadai:

1. Palpitasi jantung:
Pada kondisi normal, jantung kita memompa rata-rata 100.000 kali per hari dengan total kira-kira 2.000 galon darah. Tapi, saat detak jantung melampaui ini atau jauh lebih lambat dari ini, maka hal itu dapat mempengaruhi organ lain seperti otak, ginjal dan paru-paru.

2. Rasa Berdebar
Bila detak jantung tidak normal, maka ini menimbulkan semacam sensasi berdebar pada dada dan leher. Hal ini dapat mempengaruhi pemompaan darah secara signifikan dan menyebabkan komplikasi serius pada kesehatan.

3. Pusing:
Pusing adalah salah satu gejala detak jantung yang tidak teratur. Bila detak jantung tidak beraturan, maka hal ini bisa mengakibatkan kekurangan oksigen pada otak sehingga orang cenderung merasa pusing.

4. Pingsan:
Bila jantung tidak mampu memompa darah ke tubuh secara teratur, hal itu akan mempengaruhi fungsi normal tubuh. Hal ini bisa menyebabkan kelemahan dalam tubuh dan menyebabkan pingsan. Dalam kasus terburuk, ini bisa menyebabkan kolaps dan juga serangan jantung mendadak.

5. Sesak Napas:
Bila aliran darah dan denyut jantung tidak normal, bisa ... Baca halaman selanjutnya