Duh! Makanan Cepat Saji Ternyata Bisa Membuat Ketagihan

"Gula serta zat adiktif lainnya menyebabkan gejala tertentu saat Anda mencoba untuk berhenti."
Ilustrasi. (Net)

KLIKPOSITIF - Kita memang sudah sering diwanti-wanti bahwa obat-obatan terlarang sangat berbahaya. Kita juga menyebut kebiasaan merokok dan minum sebagai kecanduan yang mengancam jiwa. Tapi apa yang kita cenderung abaikan adalah bahwa gula bahkan juga adiktif seperti obat-obatan terlarang lainnya.

Selain itu, mengonsumsi makanan cepat saji juga dapat membuat Anda menjadi ketagihan dan secara bertahap mengambil alih mekanisme pemikiran Anda. Dan itu adalah bagaimana makanan tersebut merusak kesehatan Anda dalam jangka panjang. Banyak penelitian telah mengidentifikasi bahwa gula dan makanan cepat saji (junk food) sebagai kebiasaan adiktif yang dapat mengakibatkan kerusakan yang sama seperti kecanduan narkoba.

Berikut beberapa alasan mengapa gula sama adiktif dengan narkoba, dilansir Boldsky:

Alasan # 1 
Banyak studi melaporkan bahwa makanan cepat saji serta gula cenderung mempengaruhi otak dengan dopamin. Hal yang sama juga dilakukan oleh penyalahgunaan narkoba.

Alasan # 2 
Banyak penelitian menyatakan bahwa hasil scan MRI membuktikan bahwa narkoba dan ketagihan gula mengaktifkan daerah otak yang sama.

Alasan # 3 
Kita cenderung untuk pesta makan karena otak tidak merasa puas ketika Anda makan dalam jumlah kecil yang setelah itu mengakibatkan kecanduan. Hal yang sama berlaku pada penyalahgunaan narkoba dan alkohol.

Alasan # 4 
Gula serta zat adiktif lainnya menyebabkan gejala tertentu saat Anda mencoba untuk berhenti. Perubahan suasana hati, suram dan kurangnya minat dalam berkegiatan apapun bisa menjadi beberapa gejala ini.

Alasan # 5
Gula, junk food dan narkoba sama-sama tidak punya nilai gizi, yang ada hanya memperbudak anda.