Apa yang Terjadi jika Anda Melewatkan Kopi di Pagi Hari?

"efek sampingnya bisa sangat mencolok"
Ilustrasi (reader's digest)

KLIKPOSITIF - Kopi merupakan konstanta pagi untuk banyak orang, dan bisa diandalkan seperti matahari terbit atau pasang surut. Namun, bila sudah dihapus dari persamaan seluruhnya, Anda tidak hanya menderita karena perubahan rutin namun juga menderita secara kimiawi.

Menurut Health, efek sampingnya bisa sangat mencolok. Beberapa gejala akan timbul jika Anda tidak minum kopi di pagi hari. Anda akan merasa lesu, lamban, kurang sadar secara kognitif, dan tertunda secara fisik. Hal ini karena kafein memainkan peran kunci dalam memulai metabolisme energi pada siang hari dan meningkatkan fungsi motorik Anda.

Dilansir dari laman reader's digest, ada beberapa gejala yang meluas diliuar hal itu. Sakit kepala dan tekanan darah dips adalah salah satu perubahan yang paling umum dan mudah diukur jika Anda melewatkan kopi di pagi hari. Tapi downsides tidak mereda disana. Dalam beberapa kasus ekstrem, seperti yang didokumentasikan oleh ulasan Universitas Johns Hopkins, orang yang telah terbiasa "ngopi" di pagi hari lalu melewatkan hanya sehari saja akan mengalami gejala mirip flu seperti mual, muntah, nyeri otot, dan kekakuan otot. " Dan inilah tanda-tanda bahwa Anda benar-benar terkena flu," jelasnya.

"Anda akan mengalami hal itu jika Anda melewatkan kopi di pagi hari. Meskipun Anda tidak kecanduan kafein seperti kecanduan obat-obatan terlarang, tubuh Anda dapat menjadi tergantung padanya, "kata Michael J. Kuhar, Ph.D.

Dalam tinjauan tersebut, para periset menemukan bahwa tubuh dapat mengalami penarikan kafein bahkan jika konsumsi harian Anda berada di ujung bawah spektrum, hanya 100 mg per hari. Menurut Mayo Clinic, rata-rata delapan ons sajian kopi mengandung antara 95 dan 165 mg kafein. FDA merekomendasikan agar orang dewasa sehat tidak melebihi 400 mg kafein setiap hari.