Festival Colorful Indonesia di Paris Integrasikan Promosi Potensi Nusantara

"FCI 2017 menampilkan tari dan musik tradisional, seperti lagu-lagu dari Sumatra Utara, tarian dari Manado, serta gamelan Bali"
Osaca Lawalata tampil dalam FCI 2017 di Paris (Kemenlu)
dan Eropa tartarik untuk meningkatkan investasinya di Indonesia pada sektor ini," ungkap Togar Sitanggang dari GAPKI. Diingatkan pula bahwa Pemerintah Indonesia, didukung asosiasi dan pengusaha, telah dan sedang melakukan berbagai langkah aktif untuk meningkatkan kapasitas sustainability sawit Indonesia.

Sebagai perbandingan, peningkatan produksi minyak kedelai di banyak negara lain telah menyebabkan pembukaan lahan yang lebih luas, namun ini tidak dipandang sebagai suatu penyebab deforestasi. Masyarakat luas memang perlu terus diinformasikan tentang siklus perkebunan kelapa sawit lestari yang memberi banyak manfaat bagi perekonomian Indonesia, termasuk kesejahteraan petani kecil, sehingga tuduhan deforestasi kepada Indonesia dapat dijawab.

Perusahaan-perusahaan Indonesia yang berpartisipasi dalam business forum ini adalah PT Gunung Subur Sejahtera (teh dan palm oil), PT Sari Segar Husada (kelapa parut), PT Djarum Tbk (cigar), PT Lintang Qartiga Surakarta (kopi), CV Duta Java Tea Industri (Teh 2Tang), PT Kalla Kakao Industri (coklat), PT Sungai Budi (kopi dan coconut), PT Kampung Kearifan (bumbu "Javara"), PT Adijaya Naturindo (teh, kopi, buah), dan ANXA Consulting. Sementara itu kementerian dan lembaga yang turut terlibat adalah BKPM, IIPC London, GAPKI (asosiasi kelapa sawit), Pemkab Humbang Hasundutan (kerajinan, pariwisata, kopi), Pemkab Toba Samosir (kerajinan, pariwisata), dan Pemkot Manado (kerajinan, pariwisata). (*)


Sumber: KBRI Pari