Balon Bisa Ditelan Ini Mampu Turunkan Berat Badan, Bagaimana Cara Kerjanya?

"Balon yang diisi akan memenuhi sebagian besar rongga perut sehingga mengurangi nafsu makan dan meningkatkan kemungkinan pasien untuk menurunkan berat badan."
Para ilmuwan telah mengembangkan balon yang bisa ditelan untuk membantu orang-orang menurunkan berat badan. (Handout PR)

KLIKPOSITIF - Para ilmuwan telah mengembangkan balon yang bisa ditelan untuk membantu orang-orang menurunkan berat badan. Balon ini ditelan dalam bentuk pil sederhana sebelum digelembungkan yang kemudian mengisi perut sehingga membuat orang merasa kenyang dan akan mengempis sendiri setelah empat bulan.

Rincian tentang produk yang dipuji sebagai peluru ajaib untuk pelangsing ini dipresentasikan di konferensi obesitas terbesar di dunia di Porto, Portugal. Hasil percobaan menemukan balon ini aman dan efektif dan memicu penurunan berat badan yang substansial pada pasien obesitas.

Rata-rata, mereka yang menjalani pengobatan tersebut mengalami penurunan sepertiga dari kelebihan berat badan mereka. Alat ini telah disetujui untuk digunakan di Inggris dan dapat membantu mereka yang merasa tidak mungkin mengurangi berat badan melalui diet normal.

Tidak seperti produk lambung sebelumnya, tidak ada operasi yang diperlukan untuk memasukkan atau mengeluarkan balon ini.

Dr Roberta Ienca, dari Universitas Roma Sapienza, yang memimpin penelitian tersebut, mengatakan bahwa semua pasien menikmati perbaikan dalam keseluruhan kesehatan metabolik termasuk tekanan darah, kadar kolesterol, dan pengendalian gula darah.

"Mereka sangat senang dengan hasil yang bisa mereka capai. Selama kontak telepon harian dengan pasien, mereka mengirimkan saya foto mereka dan berat badan yang hilang. Mereka sangat puas dengan hasil yang diraih hari demi hari," ujarnya.

Pasien menelan pil kecil yang mengandung balon Elipse yang kempes, yang dibuat dari film polimer yang halus. Pada balon ini dipasang kateter dan saat pilnya sampai di perut, dokter mengisi balon dengan 550ml air melalui kateter, lalu melepaskannya.

Balon yang diisi akan memenuhi sebagian besar rongga perut sehingga mengurangi nafsu makan dan meningkatkan kemungkinan pasien untuk menurunkan berat badan. Setelah 16 minggu, katup di ... Baca halaman selanjutnya