Pilek Berkepanjangan Dapat Tingkatkan Resiko Serangan Jantung

"Penelitian yang dilakukan oleh para ahli dalam Jurnal Ilmu Penyakit Dalam menemukan bahwa penyakit pilek yang diderita selama berkepanjangan dapat meningkatkan resiko seseorang terkena serangan jantung"
Ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF -- Penelitian yang dilakukan oleh para ahli dalam Jurnal Ilmu Penyakit Dalam menemukan bahwa penyakit pilek yang diderita selama berkepanjangan dapat meningkatkan resiko seseorang terkena serangan jantung, karena disebabkan terjadinya infeksi pernapasan yang diderita oleh orang yang mengidap pilek.

Dalam penelitian tersebut, para peneliti menganalisis dan mendapatkan informasi mengenai penyakit injeksi pernapasan terakhir dari 578 pasien yang dirawat di rumah sakit berhubungan dengan penyakit jantung. 17 persen dari penderita melaporkan bahwa sebelumnya mereka menderita gejala infeksi pernapasan (pilek) setelah mereka mendapat serangan jantung, sedangkan 21 persen dari mereka mengidap pilek sebulan sebelumnya.

Peneliti menemukan pasien yang mendapatkan hasil riset dari penyakit pilek biasa yang diderita selama tujuh hari dapat meningkatkan kemungkinan penderita terkena serangan jantung. Sedangkan masalah penyakit pernapasan yang lebih serius seperti flu, brongkitis dan pneunomia dapat meningkatkan resiko serangan jantung hingga 17 persen.

"Data menunjukkan bahwa peningkatan resiko serangan jantung yang diderita oleh penderita pilek berkepanjangan memang tidak terjadi pada awal terjadinya pilek, namun setelah pilek diderita selama tujuh hari atau lebih, maka resiko terkena serangan jantung akan meningkat," uajr penulis studi Geoffrey Tofler.

Ia mengatakan, ada kemungkinan infeksi saluran pernapasan dapat meningkatkan pembekuan darah dan pembengkakan pembuluh darah pada tubuh, sehingga pembuluh darah itu berpotensi dapat memicu serangan jantung pada seseorang.

Namun peneliti mengatakan, sebenarnya resiko mutlak saat seseorang yang merasa kedinginan dalam waktu yang lama dapat memicu munculnya serangan jantung, terutama pada pria sehat yang sebelumnya tidak memiliki catatan penyakit jantung padanya.

"Yang penting untuk Anda ingat, seseorang harus terus waspada terhadap gejala serangan ... Baca halaman selanjutnya