Hentikan Kebiasaan Melapisi Tepi Toilet dengan Tisu!

"Penelitian mengatakan bahwa bahkan wastafel dapur dan spons yang Anda gunakan untuk mencuci piring membawa lebih banyak kuman daripada toilet!"
Kebiasaan melapisi tepi toilet dengan tisu adalah salah. (Boldsky.)

KLIKPOSITIF - Sebagian besar dari kita punya kebiasaan menutupi tepi toilet duduk dengan tisu toilet karena berpikir bahwa tisu itu berfungsi sebagai lapisan pelindung dan mencegah semua bakteri dan mikroorganisme tidak bersentuhan dengan kulit.

Tapi tunggu! Para ahli mengklaim bahwa praktik ini meningkatkan kemungkinan terkena bakteri dan kuman!

Jadi, apakah itu berarti Anda tidak harus menutupi toilet dengan kertas toilet? Ya, kata para ahli. Sekarang, mari kita bahas mengapa.

Fakta # 1
Kita umumnya berasumsi bahwa toilet penuh dengan kuman. Itu benar. Tapi apa yang kebanyakan dari kita tidak tahu adalah kenyataan bahwa dudukan toilet dirancang sedemikian rupa untuk menjauhkan kuman. Amati permukaan toilet yang mulus dan tepinya yang melengkung. Toilet dirancang seperti itu untuk mencegah kuman tinggal di sana.

Fakta # 2
Sebagian besar kuman yang ada di toilet mungkin tidak bisa berkembang biak hanya dengan bersentuhan ke kulit Anda.

Fakta # 3
Kulit kita adalah penghalang pertama yang bertindak seperti dinding antara dunia luar dan dunia internal. Kulit menghalangi masuknya banyak kuman. Selain itu, jenis bakteri yang ada di toilet sudah ada di tubuh manusia.

Fakta # 4
Meskipun kita menganggap toilet sebagai tempat paling kotor yang membawa kuman, penelitian mengatakan bahwa bahkan wastafel dapur dan spons yang Anda gunakan untuk mencuci piring membawa lebih banyak kuman daripada toilet!

Fakta # 5
Bakteri lain ditemukan di tisu toilet, gagang pintu dan bahkan pengering tangan.

Fakta # 6
Untuk menghindari kuman, cuci tangan dengan air panas dan sabun dan gosok satu sama lain selama setengah menit.

Fakta # 7
Bawa kertas tisu sendiri dan gunakan saat Anda menggunakan toilet umum. Jangan ... Baca halaman selanjutnya