Ternyata Lari Maraton Bisa Memperkuat Kesehatan Mental

Ilustrasi maraton.
Ilustrasi maraton. (www.towpathmarathon.net)

KLIKPOSITIF - Para penggila kekuatan dan stamina mungkin akan memililih marathon sebagai olahraga kesukaannya, tapi mungkin mereka tidak menyadari bahwa jarak lari juga berpengaruh besar pada kesehatan mental.

Para ahli mengatakan efek pengobatan mental dari lari akan bermanfaat lebih jauh dari dampak fisik yang dihasilkan. Lari santai atau maraton memiliki dua manfaat, pertama bisa menyegarkan kembali pikiran dan tubuh seseorang.

"Banyak orang menganggap lari sebagai sebuah terapi dimana mereka bisa menghilangkan emosi negatif, merefleksikan diri, menghilangkan stress, bahkan membuat rencana untuk mereka," ujar, Pradeep Moonot, seorang ahli penyakit kaki dan ortopedi pada HN Rumah Sakit Yayasan Reliance Sir dan Pusat Penelitian di Mumbai.

Baca Juga

Raju Easwaran, Konsultan Senior di Rumah Sakit Khusus Max super, Shalimar Bagh, New Delhi, juga setuju. Marathon memberikan dua manfaat baik yaitu manfaat kesehatan fisik dan mental. Manfaat fisik meliputi penurunan berat badan, menjadi lebih bugar dan makan lebih enak. Jantung Anda berdetak lebih efisien.

Kemudian, lari maraton bagus untuk kesehatan punggung, sendi dan membuat tubuh fleksibel. Pada saat yang sama memberikan manfaat yang lebih baik untuk jantung, yaitu, membuat kemampuan memompa darah lebih baik, meningkatkan kelincahan dan kapasitas vital.

Nutrisi yang baik juga memberikan energi, meningkatkan kinerja dan mengurangi nyeri otot. Untuk mengoptimalkan hasil lari Anda, waktu makan dan apa yang Anda makan hampir sama pentingnya. Oleh karena itu sarapan yang baik setidaknya dua jam sebelum lari atau konsumsi buah setidaknya setengah jam sebelum lari merupakan suatu keharusan.

Lari maraton tanpa pelatihan yang tepat dapat menyebabkan berbagai cedera termasuk nyeri lutut dan sendi; tetapi jika pelatihan dilakukan dengan cara diprogram, manfaat akan selalu lebih besar daripada risikonya.

Lantas berapa lama seseorang harus mempersiapkan diri untuk dapat lari maraton?
Para ahli menyarankan bahwa lebih baik untuk mulai berjalan santai untuk lari jarak 5 km dan 10 km. Kemudian lanjut ke setengah maraton dan akhirnya bisa maraton penuh. Mereka yang jarang beraktivitas fisik setidaknya harus latihan selama tiga bulan sebelum mencoba lari jarak jauh.

Editor: Elvia Mawarni