Ini 5 Fakta Tentang Tendangan Bayi yang Perlu Anda Tahu

"Tendangan ini akan lebih dirasakan ketika ibu dalam posisi duduk atau diam. "
ilustrasi (Boldsky.)

KLIKPOSITIF - Kehamilan adalah pengalaman yang menakjubkan dan berkesan bagi perempuan. Ada banyak kejadian tak terlupa yang terjadi selama kehamilan, salah satunya merasakan tendangan pertama bayi.

Gerakan bayi ini adalah normal. Tendangan pertama menandakan janin mulai berkembang dengan baik di rahim. Tendangan ini akan lebih dirasakan ketika ibu dalam posisi duduk atau diam. Berikut beberapa fakta tentang gerakan bayi, dilansir dari laman Boldsky:

Fakta # 1
Umumnya, perempuan yang baru pertama kali hamil akan merasakan tendangan bayi pada usia kehamilan sekitar 18-24 minggu. Hal ini karena sang ibu belum menyadari tendangan atau gerakan yang pernah terjadi sebelumnya. Tapi pada kehamilan berikutnya, mereka bisa merasakan gerakan bayi lebih awal, sekitar minggu ke-13.

Fakta # 2
Gerakan janin dalam rahim juga tergantung pada pola makan si ibu. Sebab, makanan dapat membuat bayi menjadi aktif. Semakin usia kehamilan bertambah, frekuensi tendangan bayi semakin sering dan kuat.

Fakta # 3
Dokter menyarankan menjaga frekuensi gerakan dan tendangan setiap beberapa jam. Bayi bisa menendang sekitar 15-20 kali sehari. Waspadai jika bayi tak bergerak selama lebih dari 1 jam.

Fakta # 4
Umumnya, ibu merasakan gerakan janin setelah makan atau minum sesuatu atau sebagai respons janin terhadap cahaya dan suara. Namun gerakan janin cenderung melambat saat kadar gula ibu menurun.

Fakta # 5
Setelah usia kandungan memasuki 36 minggu, terjadi penurunan tendangan bayi karena pertumbuhan bayi semakin besar, ruang bergeraknya menjadi sempit sehingga sulit menendang.